Razia Gabungan di Lapas Bangli, Puluhan WBP Tes Urine

BANGLI (Realita) - Sejumlah petugas gabungan TNI, Polri dan petugas Lapas Kelas IIA Bangli, merazia kamar hunian narapidana (Napi). Razia yang digelar pada Senin (18/11) guna mempertahankan predikat bersih - bersih narkoba (Benar).

Dalam razia tersebut, petugas tidak menemukan adanya narkoba. Namun petugas menemukan potongan bambu, korek gas, tali kecil, sendok besi, paku dan pisau cukur. Petugas juga melakukan tes urine acak kepada 20 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan empat orang petugas dengan hasil negatif.

Razia gabungan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Bangli, Marulye Simbolon dan Kepala Bidang Keamanan Kanwil Kemenkumham Bali, Akhmad Zaenal Fikri.

Marulye Simbolon, dalam keterangan tertulisnya Rabu (20/11) mengatakan, bahwa penggeledahan ini juga dilakukan dalam mendukung 13 program akselerasi yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI (Menimipas), Jenderal Pol. (Purn) Agus Andrianto.

“Pimpinan kami di Jakarta saat ini sedang menaruh perhatian besar untuk Lapas/Rutan di Indonesia dengan maksud untuk memutus peredaran narkoba dan segala modus penipuan dari dalam Lapas," ujar Simbolon, seraya menambahkan untuk itu kami berterima kasih atas kesediaan Bapak-bapak TNI maupun Polri yang telah bersedia hadir kapan saja.

Lebih lanjut ia membenarkan bahwa malam ini para Aparat Penegak Hukum (APH) dipersilahkan untuk memeriksa setiap detil badan dan barang termasuk kamar hunian warga binaan.

Sementara itu, Akhmad Zaenal Fikri ditengah tengah penggeledahan dirinya berkesempatan memberikan wejengan kepada WBP.

Ia mengatakan, bahwa kesempatan untuk menjalani pidana di Lapas Narkotika Bangli ini merupakan hal yang perlu disyukuri oleh WBP.

"Disinilah tempat kalian untuk berubah dan memperbaiki diri. Jangan sekali-sekali mencoba untuk melakukan pelanggaran apalagi menyelundupkan narkoba dan hp disini karena pasti akan ketahuan,” tegasnya.

Ia pun berharap Lapas Narkotika Bangli tetap bersinergi dengan APH untuk terus mempertahankan predikat bersih - bersih narkoba (Benar). (Adi)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru