Cuaca Ekstrem Jelang Nataru, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

CILEGON (Realita) - Jelang libur akhir tahun, Indonesia diperkirakan akan mengalami cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.

Menurut Ketua Tim Kerja Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Ida Pramuwardani, dalam pesan WhatsApp pada Jumat (6/12/2024), cuaca ekstrem ini berisiko tinggi pada wilayah-wilayah tertentu di tanah air.

Apa yang Perlu Dilakukan Menghadapi Cuaca Ekstrem?

BMKG mengimbau masyarakat untuk mengambil langkah-langkah antisipasi, di antaranya:

Menghindari aktivitas di wilayah rawan bencana, seperti daerah yang berpotensi terkena banjir atau tanah longsor.

Membersihkan saluran air dan lingkungan sekitar untuk mengurangi risiko genangan air.

Memastikan kesiapan perlengkapan darurat jika cuaca buruk terjadi.

Memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG seperti situs web (www.bmkg.go.id) atau media sosial @infobmkg.


Masyarakat diminta untuk tetap tenang, siaga, dan mengikuti perkembangan cuaca terkini. Langkah evakuasi harus dipahami untuk mengurangi risiko bila terjadi bencana.

Kapan Cuaca Ekstrem Ini Akan Terjadi?

Prakiraan BMKG menunjukkan bahwa cuaca ekstrem ini akan berlanjut hingga Februari 2025. Pada bulan Desember hingga Februari, wilayah Indonesia diperkirakan masih akan menghadapi curah hujan normal hingga di atas normal. Puncak musim hujan juga terjadi pada bulan-bulan ini, yang meningkatkan potensi cuaca ekstrem.

Potensi Banjir Besar, Di Mana Saja?

Curah hujan ekstrem berpotensi menyebabkan banjir besar di beberapa wilayah. Beberapa daerah yang diprediksi berisiko mengalami hujan deras dalam waktu dekat adalah:

Sebagian besar wilayah Sumatra bagian Selatan

Sebagian besar Jawa

Kalimantan bagian Selatan

Sebagian Sulawesi

NTT, Maluku Utara, dan Papua Selatan

 

BMKG juga mengingatkan bahwa selain curah hujan, faktor lain seperti sistem drainase dan penurunan muka tanah turut mempengaruhi terjadinya banjir.

Apakah Jakarta Berpotensi Mengalami Banjir Parah?

Jakarta berpotensi mengalami banjir parah jika curah hujan tinggi terjadi di daerah hulu, seperti Bogor dan Depok, sementara sistem drainase di ibu kota tidak mampu menampung aliran air. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mempersiapkan diri.

Tips Bagi Warga Jakarta

BMKG kembali mengingatkan warga Jakarta untuk:

Mengantisipasi potensi banjir dan tanah longsor dengan membersihkan saluran air.

Menghindari aktivitas di daerah rawan bencana.

Memantau cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Menyiapkan perlengkapan darurat dan mengetahui langkah evakuasi bila diperlukan.

Daerah Terdampak Banjir Terparah

Beberapa wilayah, khususnya di Jawa Barat, tercatat mengalami curah hujan lebat hingga ekstrem dalam beberapa hari terakhir. BMKG mengimbau masyarakat di daerah tersebut untuk tetap waspada, mengingat potensi banjir yang dapat terjadi.

Apakah Perlu Rekayasa Cuaca?

Jika kondisi cuaca ekstrem terus berlanjut dan berpotensi meningkatkan dampak bencana, BMKG mempertimbangkan untuk melakukan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah mitigasi. Langkah ini akan dilakukan dengan koordinasi bersama instansi terkait, termasuk pemerintah daerah.

Masyarakat diharapkan tetap memantau informasi terbaru dan tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem yang bisa terjadi kapan saja, terutama menjelang liburan akhir tahun.fauzi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru