Serangan OTK di Depok: 11 Orang Diamankan, Motif Masih Didalami

DEPOK (Realita) - Polres Metro Depok masih menyelidiki kasus pengrusakan dan pembakaran yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di kawasan KSU, Sukmajaya, Kota Depok, pada Minggu (23/2/2025) malam.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Zendrato, menuturkan bahwa pihaknya telah mengamankan 11 orang yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan brutal tersebut.

"Ya benar, kami sudah mengamankan beberapa orang di lokasi kejadian dan masih proses pendalaman pemeriksaan," ucap AKBP Zendrato, Senin (24/2/2025).

Zendrato menjelaskan, penyidik masih mendalami motif di balik serangan tersebut.

"Kesimpulan kronologis masih kita dalami. Penyidik juga masih melakukan pemeriksaan dan olah TKP," jelas Zendrato.

Hingga saat ini, belum ada kesimpulan pasti mengenai penyebab penyerangan.

"Saat ini masih dilakukan pendalaman pemeriksaan terhadap 11 orang yang diamankan," tutur Zendrato.

Sejumlah OTK tidak hanya merusak properti warga, tetapi juga membakar rumah dan barang berharga lainnya.

Rudi Samin, salah satu warga setempat, menyebutkan bahwa jumlah pelaku mencapai puluhan orang.

"Pelaku sekira 40 orang. Itu yang dibakar rumah, dan kelihatannya bakal merembet," ungkap Rudi Samin.

Rudi Samin mengungkapkan, sebelumnya serangan serupa juga sempat terjadi.

Akan tetapi tidak sampai ada pembakaran seperti sekarang ini.

"Nah sorenya listrik dimatikan di kawasan itu. Waktu serangan pertama, pelaku bawa sajam, bawa pistol rakitan, bawa bambu runcing," ujarnya.

Sementara itu, dalam tayangan video yang beredar terlihat sejumlah pria berjaga dilengkapi dengan senjata tajam.

Terlihat juga rumah dan beberapa barang yang terbakar. Sampai saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Hry

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Pupuk Subsidi di Jombang, Ruwet

JOMBANG - Sektor pertanian Kabupaten Jombang kembali dihantam persoalan klasik yang seolah menjadi siklus tahunan tanpa solusi permanen.  Distribusi pupuk …

Mahasiswa UNESA Bikin Bangga Indonesia

SURABAYA (Realita)  —Atlet dan pelatih Indonesia peraih medali SEA Games 2025, termasuk dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendapatkan bonus yang di …