CILACAP (Realita) – Seorang ayah di Cilacap jadi korban penipuan. Alih-alih mendapat pekerjaan di Jepang untuk si anak, uang panen pun hilang entah ke mana.
Adalah W (63), seorang petani warga Kecamatan Nusawungu, Cilacap. Ia menjadi korban bujuk rayu seorang pria bernama Wl (51), yang mengaku punya koneksi untuk memberangkatkan seseorang bekerja di Jepang.
WI ini bahkan menjanjikan peserta akan tetap diberangkatkan meski tidak lulus tes seleksi.
W percaya dengan janji WI untuk memberangkatkan anaknya bekerja di Jepang. Sehingga setuju dengan biaya yang diminta WI, yakni uang sebesar Rp10 sebagai DP pemberangkatan.
Hal tersebut terjadi Sabtu (3/6/2023) silam sekitar pukul 20.00 WIB.
Dalam pertemuan tersebut, tersangka menyampaikan dengan cara membujuk dan menggunakan kata-kata yang menjanjikan.
Penyerahan uang itu akhirnya berujung penipuan.
Korban malah mengalami kerugian hingga Rp25 juta.
Namun, pelaku kini telah diamankan oleh pihak Kepolisian Sektor Nusawungu.
Sementara, beberapa waktu setelah menerima uang muka, tersangka kembali meminta tambahan biaya dengan alasan dana pemberangkatan anak korban masih kurang.
Korban lalu memberikan uang tunai tambahan sebesar Rp2 juta.
Tak lama berselang, tersangka kembali datang untuk meminta uang.
Karena saat itu korban tidak memiliki uang, ia menyerahkan hasil panen padinya yang ditaksir senilai Rp13,5 juta.
Dengan demikian, total dana yang telah diserahkan korban kepada tersangka mencapai Rp25,5 juta.
Akan tetapi, hingga waktu yang dijanjikan tidak ada proses pemberangkatan apapun, korban merasa dirugikan, dan korban akhirnya melaporkan ke Polsek Nusawungu.
Kapolsek Nusawungu, AKP Gatot Tri Hartanto, membenarkan pelaku telah ditangkap.
“Benar, tersangka sudah kami amankan. Saat ini tengah kami lakukan pemeriksaan lanjutan terkait dugaan penipuan dengan modus pemberangkatan tenaga kerja ke luar negeri,” ucap AKP Gatot, Jumat (11/4).
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih selektif terhadap tawaran kerja ke luar negeri, dan memastikan prosesnya melalui jalur resmi. est
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-38087-diimingimingi-kerja-di-jepang-petani-di-cilacap-ini-tertipu-rp25-juta