WASHINGTON (Realita)- Usai membekukan dana hibah, Trump juga mencabut status bebas pajak untuk Universitas Harvard. Dilansir AFP, Trump secara resmi meminta Internal Revenue Service (IRS) untuk mencabut status bebas pajak kampus terkemuka di dunia itu.
Media AS melaporkan pencabutan itu dilakukan hanya sehari setelah Trump pertama kali melontarkan ancaman tersebut. CNN dan Washington Post juga melaporkan IRS membuat rencana untuk menindaklanjuti permintaan Trump pada Rabu (16/4).
Trump juga mengolok-olok Harvard tidak lagi dapat dianggap sebagai bagian dari daftar universitas terbaik di dunia. Trump menyebut Universitas Harvard sebagai 'lelucon' karena mengajarkan kebencian dan kebodohan sehingga tak boleh lagi menerima bantuan dana.
"Harvard tidak dapat lagi dianggap sebagai tempat belajar yang layak, dan tidak boleh dianggap sebagai bagian dari daftar Universitas atau Kolese Terbaik Dunia," kata Trump di platform Truth Social miliknya sebagaimana dilansir AFP.
"Harvard is a JOKE (Harvard adalah lelucon), mengajarkan kebencian dan kebodohan, dan tidak boleh lagi menerima dana federal," sambungnya.
Trump diketahui sangat marah pada universitas yang telah menghasilkan 162 pemenang hadiah Nobel itu karena menolak tuntutannya untuk tunduk pada pengawasan pemerintah dalam hal penerimaan mahasiswa, perekrutan, dan kecenderungan politik. Berikut tuntutan Trump yang ditolak Harvard:
1. Mengakhiri penerimaan mahasiswa yang mempertimbangkan ras atau asal negara mahasiswa
2. Mencegah penerimaan mahasiswa asing yang memusuhi nilai-nilai dan lembaga Amerika
3. Mengakhiri perekrutan staf berdasarkan ras, agama, jenis kelamin, atau asal negara
4. Mengurangi kekuatan mahasiswa dalam tata kelola kampus
5. Mengaudit mahasiswa dan staf untuk keberagaman sudut pandang
6. Mereformasi seluruh program untuk catatan anti-semitisme atau bias lainnya yang mengerikan
7. Menindak protes kampus.ik
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-38389-ini-permintaan-trump-pada-harvard-yang-harus-dipatuhi