Wali Kota Kediri Lepas 240 CJH, Kemenag Pastikan Tidak Ada Kerawanan

Advertorial

KEDIRI (Realita) - Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati melepas 240 calon jamaah haji (CJH) Kota Kediri tahun 2025 menuju Tanah Suci, Kamis, 1 Mei 2025.

Ratusan CJH berangkat menggunakan enam bus dari GOR Jayabaya Kota Kediri. Nantinya, rombongan CJH yang terdiri dari 111 pria dan 129 wanita yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya.

Wali Kota Kediri mengingatkan kepada ratusan CJH untuk saling menjaga satu sama lain selama proses haji.

“Beliau-beliau ini kadang lupa untuk menjaga kondisi tubuh, terutama yang sepuh untuk mengonsumsi vitamin sehingga daya tahan tubuh terjaga,” tutur Wali Kota Kediri.

Mbak Wali, sapaan akrab Vinanda juga mengingatkan untuk menjaga sikap selama berada di Tanah Suci. Mengingat, CJH berada di negara lain dan bersama jamaah haji dari negara lain.

“Saya berharap, calon jamaah haji bisa saling menjaga satu sama lain dan menaati peraturan yang berlaku,” ucap Mbak Wali.

Selain itu, untuk menjaga kelancaran ibadah haji, Petugas Haji Daerah (PHD) termasuk perwakilan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri dan memantau kondisi CJH.

Kajari tj perak dalam

Di sisi lain, Abdus Somad, Plt Kasubbag TU Kemenag Kota Kediri mejelaskan, di Kota Kediri ada 12 CJH cadangan yang nantinya akan diberangkatkan pada 14 Mei 2025.

“Kota Kediri termasuk kloter tiga, dan untuk calon jamaah haji cadangan karena ada kendala VISA, tapi Inshaallah diberangkatkan tanggal 14,” tuturnya.

Abdus Somad mengatakan, tidak ada CJH Kota Kediri yang dinilai rawan atau rentan. Mengingat, CJH yang diberangkatkan sebelumnya sudah melalui beberapa tes dan mendapatkan izin dari Dinas terkait.

“CJH sudah mendapat rekomendasi dari Dinas, Inshaallah dari sisi kesehatan tidak ada kendala,” ucap Abdus Somad.

Sebagai informasi, CJH yakni Parmidi usia 87 tahun dan Sitinah usia 85 tahun. Sedangkan CJH termuda yakni Muhammad Ilham Anwaruddin dan Adinda Bilqis Salsabila berusia 21 tahun. (ADVDiskominfo/Kyo)

Editor : Redaksi

Advertorial
Berita Terbaru