LAMONGAN (Realita) - Sejumlah warga Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan kembali mendatangi kantor Inspektorat setempat, guna mempertanyakan sekaligus menyerahkan bukti tambahan laporan dugaan penyelewengan Dana Desa Sedayulawas tahun 2022-2024.
Beberapa bukti lampiran dan video diserahkan dan diterima tim Inspektur Pembantu Khusus (Inrbansus) di salah satu ruangan kantor yang terletak di Jalan Basuki Rahmat Lamongan itu.
"Kami serahkan bukti dan data tambahan untuk kepentingan penanganan kasus ini," kata Udin Irvan, salah satu warga Sedayulawas yang turut dalam penyerahan bukti siang itu. Selasa (06/05/2025).
"Harapan kami harus segera ditangani. Karena kami punya kewajiban kepada masyarakat terkait kasus yang sudah bergulir ini, dari mulai aksi (unjuk rasa) sampai pengaduan saat ini. Jadi kami punya beban kepada masyarakat. Makanya harus segera," ujarnya.
Disinggung soal batas waktu yang diinginkan, Udin mengatakan menyerahkan kepada Inspektorat. "Kami memahami banyaknya laporan yang sedang ditangani. Namun tadi sudah disampaikan bahwa pengaduan kami akan diproses perkiraan dua minggu lagi, setelah menangani satu kasus lainnya. Dan hasilnya nanti akan dikembalikan ke Kejaksaan (Kejaksaan Negeri Lamongan) untuk proses hukum lebih selanjutnya," ungkapnya.
Kedatangan warga Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten ke kantor pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah siang itu, merupakan kedua kalinya, setelah sebelumnya datang untuk mempertanyakan perkembangan laporan ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan, (28/04/2025), dan dijelaskan bahwa penangananya dilimpahkan ke Inspektorat Lamongan.
Namun kedatangan ke kantor inspektorat saat itu belum memberikan hasil lantaran saat dikonfirmasi oleh petugas di pos jaga, yang bersangkutan sedang bertugas di lapangan.
Seperti diketahui, laporan warga tersebut terkait pelaksanaan sejumlah proyek fisik dari Dana Desa Sedayulawas tahun 2022-2024 yang diduga ada penyelewengan dengan total anggaran ratusan juta rupiah.
Hingga berita ini ditulis, Kepala Desa Sedayulawas, Heni Fikawati, belum memberikan tanggapan apapun meskipun berkali-kali dikonfirmasi realita.co melalui sambungan cellularnya.
Reporter : David Budiansyah
Editor : Redaksi