Paparkan Potensi Budaya, Ponorogo Pukau Forum Kota Kreatif UNESCO ke-10 di Jinju Korsel

KOREA SELATAN (Realita)- Kabupaten Ponorogo berhasil memukau dalam Forum Kota Kreatif Internasional UNESCO ke 10 yang digelar di Jinju Citizen Hall Kota Jinju Korea Selatan.

Dalam kegiatan yang digelar 10 Juni 2025 itu, Tim Komite Kreatif Ponorogo yang ditunjuk langsung oleh Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, menyampaikan paparan tentang potensi budaya Reog Ponorogo sebagai lokomotif penggerak ekosistem kreatif kota dihadapan kota kreatif internasional.

Awalnya Ponorogo tidak terjadwal sebagai pembicara resmi dalam forum ini, namun ketika kordinator Global UNESCO Creative Cities Network (UCCN) sektor Craft and Folk Art, Prof. Jeong Byung-hook memberikan waktu Ponorogo untuk tampil, Kesempatan langka ini pun dimanfaatkan Tim Komite Kreatif Ponorogo untuk menunjukkan potensi besar dari Reog Ponorogo.

" Kami memperkenalkan secara komprehensif tentang Kota Ponorogo sebagai kota budaya yang kaya nilai tradisional dan berpotensi besar di sektor ekonomi kreatif. Sebagai kota dengan julukan "Bumi Reog", Ponorogo memiliki sejarah panjang seni pertunjukan yang tidak hanya menjadi identitas lokal, tetapi juga telah mendunia melalui berbagai festival dan penampilan internasional, termasuk di Belgia, Paris, dan Daegu-Korea Selatan," ujar Ketua Tim Komite Kreatif Ponorogo Veri Setiawan, Rabu (11/06/2025).

Veri mengungkapkan, dalam paparan bertajuk Culture, Cities, Creativity (CCC), ia menyampaikan bahwa Ponorogo tidak hanya pusat seni Reog, namun juga pusat pelaksanaan agenda kebudayaan tahunan berskala nasional hingga internasional, seperti Grebeg Suro, Festival Reog Nasional, dan Festival Internasional Topeng dan Folklore.

" Seluruh potensi ini menjadi kekuatan Ponorogo untuk diusulkan sebagai anggota resmi dalam jejaring UNESCO Creative Cities Network," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komite Kreatif Ponorogo juga mendapat penghargaan dan apresiasi atas inisiatif serta konsistensinya dalam memperkenalkan seni Reog di forum internasional. Hal ini menandai momentum penting dalam diplomasi budaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dengan Pemerintah Kota Jinju Korea Selatan.

Dalan forum internasional ini turut menghadirkan tokoh budaya dari berbagai negara. Salah satu narasumber penting adalah Direktur Ambon Music Office, yang mewakili Indonesia dalam sektor musik. Forum ini mengusung tema besar “The Role of Culture in Times of Crisis” dan menghadirkan diskusi ilmiah tentang warisan budaya, seni sebagai penyembuhan sosial, dan transformasi komunitas pasca bencana.

Selama berada di Jinju, tim Komite Kreatif Ponorogo juga mendapat sambutan hangat dari Walikota Jinju, Jo Kyoo-il, dalam sebuah pertemuan resmi di Kantor Walikota. Pertemuan ini menjadi bagian dari diplomasi budaya untuk mempererat hubungan antar kota dan membangun jejaring kolaboratif ke depan.

Partisipasi aktif dan pencapaian Komite Kreatif Ponorogo di Jinju ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam membawa budaya lokal ke panggung dunia, sekaligus membuka jalan menuju pengakuan global melalui UNESCO. znl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Tiba di KPK, Sudewo Bungkam

JAKARTA (Realita) - Bupati Pati, Sudewo tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (20/1/2026) …