Israel Membunuh 870 Warga Palestina di Gaza Selama Perang dengan Iran

JAKARTA (Realita)- Kekejaman Israel di Gaza terus berlanjut selama konflik peperangan antara negara Zionis tersebut dengan Iran.

Menurut otoritas kesehatan yang dikutip dari Al Jazeera, sedikitnya 870 warga Palestina yang dibunuh oleh pasukan Israel selama konflik Israel dengan Iran.

Secara keseluruhan, jumlah warga Palestina yang tewas mencapai 56.077 orang, dan jumlah tersebut tidak termasuk ribuan orang yang terjebak di bawah reruntuhan yang diduga tewas.

Sementara serangan terhadap para pencari bantuan di lokasi Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) sejak dibuka pada 27 Mei 2025 mencapai sedikitnya 338 warga sipil, menurut pejabat kesehatan Palestina.

Belum lagi penduduk daerah kantong yang terkepung itu berjuang melawan kelaparan, sebagai akibat dari blokade Israel terhadap pasokan makanan dan air penting yang memasuki wilayah tersebut.

Di lain pihak, saat ini sedang dilaksanakan gencatan senjata antara Iran-Israel setelah melaksanakan perang selama 12 hari.

Namun, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump merasa frustrasi karena mendengar Israel menyerang Ibu Kota Iran, Teheran, pada Selasa (24/6/2025).

Trump menyebut, Israel telah merusak kesepakatan gencatan senjata tersebut hanya beberapa jam setelah pengumumannya.

Gencatan senjata, yang ditengahi oleh AS dan Qatar, mulai berlaku Senin malam setelah berhari-hari terjadi serangan rudal intensif antara kedua musuh bebuyutan tersebut.

Gelombang serangan terakhir Israel menargetkan infrastruktur militer Iran di dekat Isfahan, yang memicu serangan balasan dengan pesawat nirawak oleh Teheran.

"Iran melanggar gencatan senjata, tetapi Israel juga melanggarnya. Jadi saya tidak senang dengan mereka." 

"Saya juga tidak senang dengan Iran. Namun saya benar-benar tidak senang jika Israel keluar pagi ini," ungkap Trump dengan nada marah.

Trump mengaku dirinya telah berusaha membuat Israel untuk tetap tenang, tetapi dirusak begitu saja oleh rezim Zionis.

"Israel, segera setelah kami membuat kesepakatan, mereka keluar dan menjatuhkan banyak bom, yang belum pernah saya lihat sebelumnya," ujar Trump.rin

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Demonstrasi di Iran Tewaskan 5 Ribu Orang 

TEHERAN (Realita)- Sebanyak 5 ribu orang tewas dalam demonstrasi yang terjadi di Iran. Dari jumlah itu, ratusan di antaranya personel keamanan.  Pada Minggu, …

Dua Kereta Cepat Tabrakan, 21 Tewas 

MADRID (Realita) - Dua kereta cepat tabrakan di Spanyol selatan, Minggu (18/1/2026) malam waktu setempat. Sebanyak 21 orang tewas dalam kecelakaan kereta cepat …