BANYUWANGI (Realita)-!Seorang pemuda asal Kecamatan Cluring, Banyuwangi bernama Wiryadianto (20), meregang nyawa setelah mengalami luka robek di bagian dada kanan akibat benda tajam.
Insiden tragis ini terjadi setelah korban memberikan komentar saat siaran langsung TikT*k milik seorang biduan lokal bernama SW.
Pelaku bernama Kuncoro Dedi S (22), yang disebut sebagai kekasih dari SW, merasa terganggu dengan komentar korban dan kemudian mengajak bertemu. Bukannya berdialog, pertemuan tersebut justru berujung petaka. Pelaku langsung melakukan penusukan dengan senjata tajam jenis kerambit hingga korban tersungkur berlumuran darah. Meskipun sempat dibawa ke rumah sakit, nyawa Wiryadianto tak tertolong karena kehabisan darah.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Komang Yogi Arya Wiguna menyampaikan bahwa senjata kerambit sempat dibuang pelaku dan baru ditemukan keesokan harinya di pesisir sungai. Luka yang diderita korban sangat parah hingga menembus paru-paru.
Dalam kasus ini, pelaku dan korban tidak saling mengenal secara pribadi. Bahkan, korban disebut tidak memiliki hubungan dengan SW dan hanya sekadar menonton live TikTok-nya.
Menurut keterangan awal pelaku, ia hanya berniat mengonfirmasi komentar korban. Namun aparat masih mendalami apakah terdapat niatan awal untuk melakukan pembunuhan.ga
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-40265-garagara-komentar-di-tiktok-pemuda-asal-cluring-tewas-ditikam