KEDIRI (Realita) – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menggelar Pelatihan Kewirausahaan bagi PEKKA.
Apa itu PEKKA? Menurut Estu Wening Sari, Kabid Pemberdayaan Perempuan DP3AP2KB, PEKKA yakni perempuan kepala keluarga, artinya perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.
“PEKKA ini tidak hanya perempuan-perempuan yang tidak memiliki suami atau janda, tapi ada juga perempuan yang memiliki suami namun suaminya ditinggal kerja atau sakit sehingga perempuan harus berkerja,” ujarnya, Senin, 21 Juli 2025.
Tidak hanya perempuan dalam kategori tersebut, Estu mengatakan, anak perempuan yang orang tua dalam kondisi tidak dapat bekerja sehingga harus mencari nafkah demi menghidupi keluarga juga termasuk dalam kategori PEKKA.
Dengan adanya pelatihan kewirausahaan ini, lanjutnya, perempuan-perempuan dalam kategori PEKKA dapat mandiri. Ke depannya, PEKKA dapat membuka dan menjalankan usaha secara mandiri sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Estu menjelaskan, perempuan yang termasuk dalam kategori PEKKA di Kota Kediri mencapai 12.364 orang. Jumlah ini sesuai data yang masuk dalam DP3AP2KB pada tahun 2024, untuk tahun 2025 masih dalam pencatatan yang akan dirilis pada awal 2026.
Dalam pelatihan kewirausahaan yang dilaksanakan di Balai RW Harmoni Kelurahan Banjarmlati, Kecamatan Mojoroto ini, para peserta terdiri dari 46 kelurahan di Kota Kediri. Mereka akan menerima pelatihan selama lima hari, terhitung mulai 21 hingga 25 Juli 2025.
Secara teknis, para peserta pelatihan akan mendapat pelatihan tataboga selama tiga hari, kemudian akan dilanjutkan pelatihan barista di wilayah Kelurahan Ngronggo. Untuk hari terakhir, para peserta akan mendapat arahan dari perwakilan PEKKA yang sudah mengelola usaha secara mandiri.
“Nanti di hari kelima, peserta pelatihan ini akan mendapat arahan dan saling tukar pengalaman dari PEKKA yang sudah mengelola usaha. Harapannya, PEKKA yang akan memulai usaha mengetahui apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan sehingga usaha yang dikelola berjalan dengan baik,” kata Estu.
“Seperti bagaimana tips untuk memulai usaha, pengemasannya, promosi dan pemasarannya seperti apa. Kami juga akan melakukan monitoring dan evaluasi, PEKKA akan kami kawal hingga nantinya dapat mandiri,” imbuhnya. (Kyo)
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-40919-upaya-kemandirian-perempuan-pemkot-kediri-rangkul-pekka