SUKOHARJO (Realita)- Nasib tragis dialami seorang driver ojek online Maxim di Kabupaten Sukoharjo.
Korban bernama Taufik. Ia menjadi menjadi korban penusukan saat menerima orderan di sebuah rumah kontrakan.
Lokasinya berada di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, pada Senin (21/7) pagi.
Kapolsek Kartasura, AKP Tugiyo mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, pelaku adalah seorang remaja laki-laki berusia sekitar 16 tahun.
“Kami periksa korban dan kumpulkan keterangan saksi. Pelakunya anak-anak, laki-laki usia sekitar 16 tahun, dan saat ini masih dalam pengejaran,” katanya.
Lanjut AKP Tugiyo, pihak kepolisian menduga pelaku telah merencanakan aksi penyerangan, dengan cara memancing korban datang ke lokasi menggunakan modus pemesanan jasa angkut lemari.
Menurut Tugiyo, peristiwa ini bermula saat korban menerima pesanan pengantaran barang melalui aplikasi sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat tiba di lokasi penjemputan, pemesan meminta bantuan agar Taufik membantu mengangkat lemari kecil. Tanpa curiga, Taufik bersedia membantu.
“Saat hendak mengangkat lemari, pelaku tiba-tiba menikam bagian leher korban dengan pisau dapur,” ujarnya.
Saat itu juga korban langsung berteriak meminta pertolongan, hingga warga sekitar berdatangan dan segera memberi bantuan.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit UNS untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara pelaku melarikan diri meninggalkan lokasi.
Petugas dari Polsek Kartasura saat ini masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, serta menghimpun keterangan tambahan dari saksi dan warga.
Polisi juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui ciri-ciri atau keberadaan pelaku untuk segera melapor ke pihak berwajib guna mempercepat proses penangkapan.jo
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-40992-remaja-16-tahun-tusukleher-driver-ojek-online-maxim-di-sukoharjo