KUANTAN (Realita)- Sadis dan tak punya otak. Kata yang tepat buat Masri Wandi alias Ewan laki-laki berusia 49 tahun dengan sadis menggebuki istrinya sendiri hingga kepalanya robek dan dibiarkan terkapar dipinggir jalan.
Ewan ini memukuli istrinya Jeneti atau Netti 45 tahun, pakai kayu, dan kejadiannya viral diunggah melalui video beredar luas di media sosial.
Dimana dalam video tersebut, terlihat Ewan memukuli istrinya di jalanan.
Ewan dalam video tersebut sambil menenteng tas ransel dan mengenakan kaos putih bercelana pendek.
Sementara istrinya yang dipukuli terkapar di pinggir jalan. Ewan memukul tepat di kepala Netti hingga tak berdaya.
Kejadian tersebut dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Kuantan Singingi AKP Shilton, dan katanya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) tersebut sudah dilaporkan Kamis kemarin 31, Juli, 2025, sekira pukul 15.30 WIB.
"Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang terjadi di Desa Toar Kecamatan Gunung Toar " terang AKP Shilton kepada bukamata.co, Jumat 1 Agustus 2025, melalui sambungan telepon genggamnya.
Lebih jauh diterangkan Shilton bahwa kejadian dalam video tersebut pada Kamis, 31 Juli 2025 sekira pukul 14.30 WIB.
"Korban mengalami pendarahan bagian kepala dan wajah. Bahkan tangan kiri korban mengalami patah dipukul kayu " terang Shilton lagi.
Pihak kepolisian mendapat laporan dari keluarga korban pada hari yang sama sekira pukul 14.45 WIB berhasil menangkap pelaku.
"Dan setelah di introgasi pelaku mengakui perbuatannya dan langsung menyerahkan diri. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polsek Kuantan Mudik untuk proses lebih lanjut " ungkap Shilton.
Pelaku kata Shilton akan disangkakan Pasal 44 ayat 1,2 UU RI nomor 23 thn 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.kua
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-41344-pria-asal-kuansing-aniaya-istri-hingga-terkapar