TERNATE (Realita)- Penemuan potongan kaki manusia di bak sampah samping Hotel Sahid Bela, Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, akhirnya terungkap.
Pihak kepolisian memastikan bahwa potongan kaki tersebut bukanlah kasus mutilasi, melainkan bagian tubuh pasien RSUD Chasan Bosoirie yang baru saja menjalani operasi pengangkatan tumor.
Identitas pemilik potongan kaki diketahui bernama Kristien Kunana (26), warga Kelurahan Ubo-Ubo, Kecamatan Ternate Selatan. Kristien menjalani operasi pengangkatan tumor pada lutut kaki kirinya pada Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 15.30 WIT.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, menjelaskan usai operasi pihak rumah sakit menyerahkan potongan kaki tersebut kepada ibu pasien, Wiince (40), untuk dikuburkan sesuai prosedur. Namun, potongan kaki itu justru berakhir di tempat sampah.
“Ibu korban membawa potongan kaki yang sudah dibungkus tas plastik hitam. Saat berada di simpang empat Tanah Tinggi, ia meminta seorang pengojek untuk menguburkannya dengan imbalan Rp20 ribu. Namun, ia tidak menjelaskan isi tas tersebut,” ungkap Kapolda, Kamis (28/8/2025).
Diduga, pengojek tersebut tidak menguburkan potongan kaki sesuai permintaan, melainkan membuangnya ke bak sampah di samping Hotel Sahid Bela. Hingga kini, identitas pengojek tersebut masih dalam penyelidikan polisi.
Jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam kasus ini. Potongan kaki yang ditemukan murni merupakan hasil operasi medis yang dibuang secara keliru.
Sementara itu, Kristien Kunana saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Chasan Bosoirie dalam kondisi pemulihan pasca operasi.hau
Editor : Redaksi