JAYAWIJAYA- Pengguna media sosial di wilayah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan heboh oleh kabar yang beredar di media sosial pada Sabtu (30/11).
Mereka mendapat informasi ada seorang istri anggota TNI atau prajurit Kodim 1702/Jayawijaya yang memotong alat vital suaminya.
Atas beredarnya informasi tersebut, Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Arh Reza Ch. A. Mamoribo memastikan bahwa informasi tersebut adalah hoax.
Keterangan itu disampaikan oleh Letkol Reza kepada awak media. Dia menyampaikan bahwa tidak ada prajurit Kodim 1702/Jayawijaya yang bertengkar dengan istrinya sampai terjadi pemotongan alat kelamin.
”Kami dengan tegas menyatakan bahwa berita tersebut tidak benar dan merupakan hoax,” kata perwira menengah TNI AD dengan dua kembang di pundak tersebut. Dia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap kabar yang beredar di media sosial.
Letkol Reza pun mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati saat menerima informasi dari media sosial. Sebab, informasi tersebut bisa saja keliru dan berbahaya bila disebarluaskan.
”Kami juga menghimbau kepada seluruh pihak untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang tidak valid karena dapat menimbulkan keresahan di masyarakat dan merugikan pihak-pihak tertentu,” kata Letkol Reza.
Lebih lanjut, Reza menyatakan bahwa penyebaran berita dan informasi hoax dapat dikenakan sanksi hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Apalagi bila informasi yang beredar memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan membahayakan masyarakat luas.
”Demikian klarifikasi ini kami sampaikan. Kami berterima kasih atas perhatian dan kerja sama masyarakat semuanya," pungkas Reza.yu
Editor : Redaksi