LIMA (Realita)- Seorang tersangka pemeras terluka di salah satu tangannya saat mencoba meletakkan alat peledak di depan sebuah apotek dalam kasus yang terkait dengan pemerasan di Lima, Peru. Insiden tersebut terjadi di persimpangan blok ke-74 Universitaria Avenue dan Belaunde Avenue, di distrik Comas .
Tersangka, yang diidentifikasi sebagai Moisés Sosa Bejarano, 23 tahun, tiba di lokasi kejadian menggunakan kendaraan ojek berwarna biru, diduga berniat meninggalkan bahan peledak di depan pintu masuk tempat usaha tersebut. Namun, alat peledak tersebut tiba-tiba meledak, menyebabkan luka serius di salah satu tangannya.
Salah seorang pedagang melaporkan bahwa pria itu mulai berteriak kesakitan dan meminta bantuan untuk dibawa ke pusat medis, namun awalnya diabaikan oleh orang-orang yang berada di lokasi kejadian
Beberapa menit kemudian, petugas dari Comas Serenazgo (Keamanan Kota) dan paramedis kota memberikan pertolongan pertama. Kemudian, petugas dari Kepolisian Nasional Peru (PNP) membawanya dengan pengawalan ketat ke Rumah Sakit Sergio Bernales di Collique.
Petugas dari kantor polisi Universitaria tiba di lokasi kejadian dan menutup area tersebut untuk memulai penyelidikan. Sementara itu, spesialis dari unit UDEX melakukan investigasi yang diperlukan untuk mengidentifikasi jenis bahan peledak yang digunakan.
Polisi tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa Sosa Bejarano merupakan anggota geng kriminal yang bertugas memungut biaya pemerasan. Diduga juga bahwa kendaraan ojek yang digunakan disewa khusus untuk kejahatan ini.
Toko yang terkena ledakan dilaporkan menjadi sasaran serangan. Investigasi ditangani oleh Departemen Kepolisian Comas (Depincri).ji
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-42201-terduga-pemeras-terluka-ledakan-di-depan-sebuah-toko