HO CHI MINH (Realita)- Pada tanggal 2 September 2015, di Wat Ban Mo, media melaporkan bahwa relawan dari Unit Penyelamatan Ratchaburi melakukan perjalanan untuk menghadiri upacara pemakaman Tn. Thanarat Panitcharoenwong, 34 tahun, dengan nomor ID relawan Khlong Ta Khot 12..
Dia meninggal dalam kecelakaan lalu lintas ketika sepeda motornya ditabrak dari depan oleh sebuah kendaraan pikap yang berupaya menyalip kendaraan lain tetapi gagal, yang mengakibatkan Tn. Thanarat meninggal di tempat kejadian.
Insiden tersebut terjadi pada sore hari tanggal 1 September di jalan sepanjang saluran irigasi di Desa No. 6, Nakhon Chum, distrik Ban Pong, Provinsi Ratchaburi.
Rekaman kamera dasbor merekam kejadian tersebut dengan jelas, memperlihatkan kendaraab pikap tersebut berusaha menyalip kendaraan lain sebelum bertabrakan langsung dengan sepeda motor korban.
Ibu korban mengatakan bahwa sebelum kejadian, almarhum sedang mengendarai sepeda motornya untuk berbelanja di Distrik Ban Pong dan hendak pulang ketika kecelakaan terjadi sekitar 500 meter sebelum sampai di rumah.
Sebuah kendaraan pikap menyalipnya, tetapi tidak mampu mengejar dan bertabrakan langsung dengan motornya. Mengenai pihak lain yang terlibat, kami telah bertemu. Kami berbicara sebagai seorang ibu. Saya tidak marah, saya tidak menyimpan dendam, dan saya sudah memaafkannya. Mengenai kompensasi atau bantuan, belum ada pembicaraan atau detail apa pun. Dia hanya mengatakan akan bertanggung jawab penuh.
Ibu almarhum juga mengatakan bahwa putranya adalah tulang punggung keluarga, dengan dua anak dan seorang istri yang harus dinafkahi. Hanya putranya yang menjadi sumber pendapatan utama keluarga, dan ia juga merupakan relawan penyelamat di Sawang Ratchaburi.
Saya ingin menjadikan kasus ini sebagai contoh, dan berharap ini menjadi kasus terakhir bagi pengguna jalan, terutama mereka yang menyalip di ruang sempit atau jalan sempit. Saya mengimbau Anda untuk lebih berhati-hati dan mempertimbangkan perasaan orang lain. Orang yang mengalami kecelakaan mungkin tidak kehilangan apa pun, tetapi kita kehilangan anggota keluarga. Kita tidak ingin kejadian seperti ini terjadi pada orang lain.ngi
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-42302-menyalip-pikap-tabrak-motor