PONOROGO (Realita)- Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus melakukan pemberdayaan terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ada di Kota Reog.
Hal ini terlihat dalam kegiatan Sosialisasi Unit Usaha Agen Gas Bumi yang melibatkan puluhan BUMDes di Ponorogo. Kegiatan ini sendiri digelar di Aula RSU Darmayu Ponorogo, Kamis (11/09/2025).
Sejumlah tokoh ditunjuk menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Antara lain, Kepala Bidang PKPUEM dan Sosial Budaya DPMD Ponorogo, Sopan Nugroho, M.M., serta perwakilan PT Setya Buana Konstruksi Ramsa Rolanda.
Kepala DPMD Ponorogo Tony Sumarno mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini juga merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Desa PDTT Nomor 3 Tahun 2021 tentang pendataan dan pengembangan BUMDes. Ia berharap, dengan adanya unit usaha agen gas, diharapkan BUMDes dapat menambah Pendapatan Asli Desa (PADes), memberikan akses energi yang mudah dan harga stabil bagi masyarakat, serta memperkuat posisi desa sebagai pemain utama dalam rantai distribusi energi.
" Pilot project ini akan dimulai dengan melibatkan BUMDes di berbagai kecamatan. Kami ingin BUMDes benar-benar menjadi garda depan dalam memastikan energi tepat sasaran sekaligus meningkatkan kesejahteraan desa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang PKPUEM dan Sosial Budaya DPMD Ponorogo, Sopan Nugroho mengungkapkan, latar belakang mendorong BUMDes menjadi agen LPG 3 jg ini, dalam rangka mengatasi kebutuhan gas melon ini di desa yang sangat tinggi, dimana diketahui baik penggunanya meliputi rumah tangga maupun pelaku UMKM. Namun ironisnya, distribusinya saat ini masih banyak dikuasai jalur tertentu sehingga harga sering tidak stabil.
" BUMDes bisa mengambil peran strategis sebagai agen resmi yang menjamin pasokan LPG di desa. Dengan kerjasama SPBE, BUMDes, dan KDMP, distribusi LPG akan lebih adil, transparan, serta menguntungkan semua pihak,” ungkapnya.
Sopan menambahkan, upaya ini juga sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
" Harapannya, dalam jangka pendek BUMDes bisa menjadi pemasok utama LPG di desa, sementara dalam jangka panjang desa mampu menguasai rantai ekonomi energi secara mandiri," tambahnya.
Ditempat yang sama, perwakilan PT Setya Buana Konstruksi, Ramsa Rolanda menyoroti pentingnya tata kelola pangkalan yang tertib sesuai regulasi. Ia menjelaskan bahwa mekanisme pendataan, transaksi, hingga kewajiban pangkalan dalam melaporkan distribusi LPG setiap hari melalui aplikasi digital.
“Pangkalan wajib memberikan edukasi kepada masyarakat, menyediakan stok LPG non-subsidi, serta memastikan distribusi tepat sasaran sesuai aturan,” pungkasnya. znl
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-42435-kuatkan-ekonomi-desa-pemkab-ponorogo-dorong-bumdes-jadi-agen-resmi-lpg