Berselisih Soal Mesin Cuci, Penjaga Motel Dipenggal di Depan Anak dan Istri

DALLAS (Realita)- Pria keturunan India dipenggal di motel di depan istri dan anak; tersangka ditangkap dengan parang

Seorang pria berusia 50 tahun asal India, Chandramouli Nagamallaiah, dipenggal secara brutal di depan istri dan putranya selama pertikaian hebat di sebuah motel Dallas di AS, kata polisi.

Serangan itu terjadi pada pagi hari tanggal 10 September di motel Downtown Suites di Samuell Boulevard, sebelah timur Pusat Kota

Dallas.
Menurut Kepolisian, tersangka, Yordanis Cobos-Martinez, 37 tahun, memenggal kepala Nagamallaiah di depan istri dan putranya dalam sebuah konfrontasi yang penuh kekerasan. Cobos-Martinez, yang juga bekerja di motel tersebut, telah ditangkap dan didakwa dengan pembunuhan berencana.

Menurut surat pernyataan penangkapan yang dirilis Kamis, serangan itu bermula dari pertengkaran tentang penggunaan mesin cuci yang rusak.

Nagamallaiah dilaporkan telah memberi tahu Cobos-Martinez dan seorang rekan wanitanya untuk tidak menggunakannya saat mereka sedang membersihkan kamar motel, lapor CBS News.

Surat pernyataan tersebut mencatat Cobos-Martinez menjadi marah karena korban menyampaikan pesan tersebut melalui rekan wanitanya, yang bertindak sebagai penerjemah, alih-alih berbicara langsung kepadanya.

Menurut berita CBS, bukti video yang dikutip dalam surat pernyataan tersebut menunjukkan Cobos-Martinez meninggalkan ruangan, mengeluarkan parang "dari tubuhnya," dan menyerang Nagamallaiah.

Seorang saksi, karyawan motel lainnya, mengatakan kepada polisi, “Dia mengejarnya dari 108 sampai ke kantor. Pria itu mencoba masuk ke kantor untuk memberi tahu keluarganya.” Nagamallaiah berlari sambil berteriak ke arah kantor motel tempat istri dan putranya berada. Mereka mencoba campur tangan beberapa kali, tetapi polisi mengatakan Cobos-Martinez mendorong mereka ke samping dan melanjutkan penyerangan.

Penyidik ​​mengatakan tersangka kemudian mengambil ponsel dan kartu kunci Nagamallaiah sebelum melanjutkan serangan sampai kepala korban “dikeluarkan dari tubuhnya.”

Surat pernyataan itu menambahkan bahwa Cobos-Martinez menendang kepala korban dua kali ke tempat parkir sebelum mengambilnya, membawanya ke tempat sampah, dan meletakkannya di dalam. Gambar-gambar dari tempat kejadian perkara menunjukkan garis polisi di sekitar motel dan sebuah partisi di dekat mayat di trotoar.

Tim Pemadam Kebakaran Dallas yang tiba di lokasi kejadian menemukan Cobos-Martinez masih membawa parang dan berlumuran darah. Mereka mengikutinya hingga polisi tiba dan menangkapnya. Selama interogasi, polisi mengatakan Cobos-Martinez mengakui kejahatannya. Ia kini ditahan di Penjara Wilayah Dallas atas tuduhan pembunuhan berencana, dengan catatan juga menunjukkan penahanan imigrasi. Menurut catatan, Cobos-Martinez memiliki riwayat kriminal, termasuk penangkapan karena pencurian mobil di Florida, serta tuduhan penyerangan dan pelecehan terhadap seorang anak di Houston.tel

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Natalia Loewe Tetap Setia Alisson Becker

LIVERPOOL (Realita)- Kiper Liverpool, Alisson Becker, memiliki seorang istri rupawan bernama Natalia Loewe. Kecantikan luar dalam membuat Alisson tak ragu …

Pupuk Subsidi di Jombang, Ruwet

JOMBANG - Sektor pertanian Kabupaten Jombang kembali dihantam persoalan klasik yang seolah menjadi siklus tahunan tanpa solusi permanen.  Distribusi pupuk …