Nekat Pulang Karena Sakit, Buruh Angkut Asal Lamongan Terjatuh dari Atas Bis

LAMONGAN (Realita) - Sungguh sial nasib Ahmad Srianto (36), warga Desa/ Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Berniat pulang karena sakit, pria yang bekerja sebagai buruh angkut di Kota Surabaya ini malah terjatuh dari bis yang dinaikinya, hingga tergeletak di pinggir jalan, tepatnya di Jalan Raya Plalangan (Lamongan - Babat).

Kejadian itu diketahui Ipda Purnomo, anggota Polres Lamongan yang sedang tidak menggunakan seragam dan kebetulan melintas di lokasi tersebut.

"Saya temukan Beliau (Ahmad Srianto) tergeletak dipinggir jalan raya, dan mengaku baru terjatuh dari bis yang naikinya, karena kepalanya pusing," kata Ipda Purnomo, Jumat (3/10).

"Beliau bekerja di Surabaya sebagai buruh angkut, dan biasanya pulang tiap hari Sabtu. Tapi karena merasa kurang enak badan, beliau memutuskan pulang hari ini, Jum'at (3/10), dari Terminal Osowilangun dan rencananya turun di pertigaan Karanglangit (Lamongan). Namun beliau malah terjatuh di Desa Plosowayu yang jaraknya masih kurang beberapa kilo dari tempat tujuan," paparnya.

Ditanya soal bis yang ditumpangi Srianto, anggota polisi yang juga pendiri Yayasan "Berkas Bersinar Abadi" di Kecamatan Babat, Lamongan itu mengatakan sudah pergi.

"Bis nya sempat berhenti dan menolong ketika tahu ada penumpang yang jatuh. Tapi Pak Srianto meminta untuk ditinggalkan, karena sudah ada saudaranya yang mau menjemput," katanya.

Meski sempat ditawarkan untuk dibawa ke rumah sakit, namun Srianto menolak dan memilih untuk diantarkan pulang.

"Waktu saya temukan, katanya beliau sedang menunggu saudara yang mau menjemputnya, tapi gak kunjung datang. Sehingga saya antarkan pulang, dan sesampai rumah, para tetangga pun berdatangan karena penasaran. Bahkan dari dalam rumah, mendadak ibunya yang sudah tua menangis kaget. Tapi setelah dijelaskan, baru tenang dan memeluk anaknya itu," tandasnya.

Selain itu, Ipda Purnomo juga memberi bantuan tambahan modal usaha kepada ibu Srianto, melihat kesehariannya yang hanya berjualan lontong di rumahnya. "Semoga ini bisa membantu perekonomian keluarga Pak Srianto," tandasnya.

Reporter : Defit Budiamsyah

Editor : Redaksi

Berita Terbaru