Himpunan Nelayan di Gresik Anggap Pemerintah Ingkar Janji

GRESIK (Realita) - Nelayan di Kabupaten Gresik, mengeluhkan banyaknya kapal besar di wilayah perairan setempat yang masih menggunakan alat tangkap Trawl atau pukat harimau yang bisa merusak ekosistem laut.

Hal itu disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Gresik, Samaun, yang sekaligus mempertanyakan sikap tegas pemerintah.

"Kalau hasil tangkapan masih normal, biasa naik turun hasinya," kata Samaun kepada realita.co, Sabtu (4/10).

"Namun kendala yang dihadapi sampai saat ini adalah (penggunaan) alat tangkap yang tidak ramah lingkungan atau trawl yang semakin merajalela di wilayah Kabupaten Gresik. Dimana tanggung jawab Pemerintah Daerah yang katanya mau membasmi alat tangkap yang tidak ramah lingkungan itu?. Tidak sesuai dengan janjinya, karena sampai saat ini belum ada reaksi walaupun sudah disosialisasikan," lanjut Samaun.

Lebih lanjut, Samaun mengaku pernah menyampaikan hal ini, bahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

"Sudah lama (disampaikan), dan Pak Wakil Bupati (Gresik) sendiri sudah janji pada saat sosialisasi di Desa Banyuurip, tapi hanya sebatas janji dan tidak ada tindaklanjutnya," ujarnya.

Dirinya berharap agar pemerintah daerah segera menyelesaikan persoalan tersebut, sesuai dengan apa yang pernah disampaikan.

"Harapan dari rekan-rekan nelayan, bahwa apa yang dijanjikan pada saat kampanye itulah yang harus dilaksanakan, yang katanya mau membasmi alat sejenis trol dari nelayan sampai ke tingkat juragan. Itu janjinya pada saat sosialisasi di Desa Banyuurip," tandasnya.

Sementara hingga berita ini ditulis, masih belum ada pihak dari eksekutif maupun legislatif yang bisa dikonfirmasi untuk menanggapi persoalan ini.

Reporter : M. Yusuf Al Ghoni

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Natalia Loewe Tetap Setia Alisson Becker

LIVERPOOL (Realita)- Kiper Liverpool, Alisson Becker, memiliki seorang istri rupawan bernama Natalia Loewe. Kecantikan luar dalam membuat Alisson tak ragu …

Pupuk Subsidi di Jombang, Ruwet

JOMBANG - Sektor pertanian Kabupaten Jombang kembali dihantam persoalan klasik yang seolah menjadi siklus tahunan tanpa solusi permanen.  Distribusi pupuk …