Warga Pebayuran Meninggal usai Dirawat di RS Karawang

BEKASI (Realita)- Seorang warga Pebayuran, Kabupaten Bekasi, bernama Mursiiti (62), meninggal dunia tiga hari setelah pulang dari perawatan di salah satu rumah sakit di Karawang.

Kasus ini menjadi sorotan publik setelah keluarga menemukan sejumlah kejanggalan pada tubuh korban.

Peristiwa bermula ketika Mursiiti, warga Kampung Pamahan RT 001/001, Desa Sumberurip, mengeluhkan bisul di bagian pantat dan kemudian dibawa ke Instalasi Gawat Darurat rumah sakit untuk mendapat penanganan. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyatakan terdapat cairan di perut dan memutuskan untuk melakukan operasi.

Tindakan operasi dilakukan pada Selasa pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, keluarga mengaku tidak mendapatkan penjelasan rinci mengenai hasil tindakan medis maupun kondisi pasien pascaoperasi.

Beberapa hari kemudian, Mursiiti dipulangkan ke rumah. Saat keluarga mengganti popok korban, mereka menemukan dua luka besar di bagian perut, masing-masing mengeluarkan darah dan cairan hitam pekat. Selain itu, terdapat pula bekas operasi di dekat kemaluan yang sebelumnya tidak pernah dijelaskan oleh pihak rumah sakit.

Kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia tiga hari setelah kembali ke rumah. Saat proses pemulasaraan, keluarga kembali dibuat terkejut dengan adanya kain kasa di dalam perut korban yang diduga tertinggal pascaoperasi.

Kasus ini menimbulkan tanda tanya besar terkait dugaan kelalaian medis dalam penanganan pasien. Pihak keluarga berencana melaporkan temuan tersebut kepada aparat berwenang untuk mendapatkan kejelasan penyebab kematian Mursiiti.ju

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Real Madrid Bidik Juergen Klopp

MADRID  (Realita)- Real Madrid sementara mempercayakan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih menggantikan Xabi Alonso. Madrid incar Juergen Klopp atau Enzo …