PONOROGO Realita)- Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Sekda Agus Pramono oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), membuat pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kabupaten Ponorogo lumpuh.
Sekretaris Desa (Sekdes) Ngelurup Kecamatan Sampung Budi Setiono mengatakan, layanan Adminduk saat ini dihentikan, lantaran masih menunggu kejelasan tanda tangan elektronik (TTE) pengesahan dari pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Ponorogo.
“ Banyak yang kembali dan tidak bisa mengurus. Ya surat pindah, perubahan KK. Karena terkendala ada perubahan TTE Disdukcapil. Nah sampai saat ini masih menunggu kejelasan,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Sementara itu, Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Disdukcapil Ponorogo Shanti Dyah Widyasari mengaku pelayanan adminduk di dinasnya memang sempat lumpuh. Hal ini menyusul belum terbitnya TTE baru yang disahkan pejabat yang ditunjuk Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) pasca mutasi Jumat kemarin.
“ Memang sempat lumpuh. Karena pejabat yang mengesahkan TTE untuk Adminduk belum ada,” ujarnya.
Kendati demikian, Shanti mengungkapkan, sebelumnya jabatan Kepala Disdukcapil Ponorogo yang sebelumnya di jabat oleh Heri Sutrisno telah di copot oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Heri lalu dimutasi oleh Bupati Sugiri menjadi Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dipertahankan) pada Jumat (07/11/2025) kemarin.
“ Karena pejabat difinitifnya sudah tidak ada saat ini. Tapi Insyaallah siang ini sudah normal lagi, karena Ditjen Dukcapil Kemendagri sudah menunjuk Pak Heri menjadi Plt Dukcapil lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Mantan Kepala Disdukcapil Kabupaten Ponorogo Hero Sutrisno belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini. Saat dihubungi ia mengaku sedang melalukan rapat.
“ Maaf mas masih rapat saya,” tulisnya singkat.
Diketahui sebelumnya, sebelum terjaring OTT KPK, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko melakukan mutasi kepada 138 PNS dengan formasi 2 jabatan eselon II dan 136 jabatan eselon III.
Dimana dua pejabat eselon II yang dimutasi itu yakni, Kepala Disdukcapil Ponorogo Heri Sutrisno di mutasi menjadi Kepala Dispertahankan menggantikan Supriyanto yang ditunjuk sebagai kepala Badan Kepegawaian dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). znl
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-44162-dampak-mutasi-berujung-ott-kpk-pelayanan-adminduk-lumpuh