Jawab Tantangan Era AI, S2 Teknologi Pendidikan UNESA Buktikan TP Bukan Sekedar Teori

SURABAYA (Realita) – Mahasiswa Pascasarjana Program Studi Magister (S2) Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Angkatan 2025 kembali menghadirkan inovasi pendidikan ke ruang publik melalui gelaran Edutechnopreneurship Talkshow and Exhibition (EdEx) 2025.

Acara yang berlangsung di Royal Plaza Surabaya, Lantai 2 UG, pada Jumat (21/11/2025) ini mengusung tema "Pendidik Kreatif dan Inovatif: Membangun Ekosistem Pembelajaran Kolaboratif di Era Digital".

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap semester sebagai implementasi mata kuliah Edutechnopreneur. Namun, pelaksanaan kali ini terasa lebih istimewa karena menjadi batu loncatan untuk target yang lebih besar.

Targetkan Ekspansi ke Singapura

Kepala Program Studi S2 Teknologi Pendidikan UNESA, Dr. H. Andi Mariono, M.Pd., mengungkapkan bahwa EdEx merupakan wujud nyata komitmen prodi dalam mencetak pendidik yang berjiwa wirausaha (technopreneur). Ia menegaskan bahwa agenda ini tidak akan berhenti di level nasional saja.

"Ini adalah pelaksanaan kedua yang kami gelar. Melihat antusiasme dan kualitas karya mahasiswa, kami menargetkan tahun depan acara ini akan naik kelas ke level internasional dan rencananya akan diselenggarakan di Singapura," ungkap Dr. Andi Mariono penuh optimisme.

Visi tersebut selaras dengan semangat yang dibawa oleh Ketua Pelaksana, Barry Adam Marella, S.Kom. Menurutnya, pendidik masa kini harus adaptif terhadap teknologi, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), bukan menghindarinya.

"Beberapa orang masih berpikir penggunaan AI sebagai asisten akan membuat kita malas. Padahal belum tentu. Jika digunakan dengan tepat, AI justru sangat membantu dan mempermudah pekerjaan dalam pengembangan dunia pendidikan," ujar Barry.

Antusiasme Peserta dan Pameran Inovasi

Acara yang berlangsung mulai pukul 12.30 hingga 17.00 WIB ini menghadirkan dua narasumber kompeten yang mewakili dua perspektif berbeda. Dari sisi akademis dan organisasi profesi, hadir Prof. Dr. Mustaji, M.Pd., selaku Ketua Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) Pusat.

Sementara dari sisi praktisi digital, hadir Siti Komariah, S.Pd., seorang konten kreator pendidikan yang memiliki basis massa lebih dari 200 ribu pengikut di Instagram.

Tercatat, sesi talkshow dipadati hampir 150 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa jenjang S1 hingga S3, guru, dosen, hingga praktisi umum.

Selain mendapatkan wawasan baru, pengunjung juga disuguhkan pameran media pembelajaran inovatif karya hasil kolaborasi kolektif mahasiswa S1 dan S2 Teknologi Pendidikan UNESA, serta kontribusi mitra eksternal, salah satunya dari SMK Trimurti Surabaya.

Berbagai inovasi seperti multimedia interaktif, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan game edukasi dapat dicoba langsung secara gratis.

Sebelum puncak acara hari ini, rangkaian kegiatan juga telah diisi dengan workshop daring yang diikuti sekitar 120 peserta berskala nasional, mempertegas posisi program studi Teknologi Pendidikan (TP) UNESA sebagai pusat pengembangan teknologi pendidikan yang inklusif dan progresif.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Dukungan Mitra

Keberhasilan EdEx 2025 tidak hanya bertumpu pada kekuatan akademis, tetapi juga sinergi yang kuat dengan dunia usaha dan industri.

Panitia berhasil menggandeng sejumlah perusahaan besar dan institusi dalam kerja sama yang saling menguntungkan untuk mendukung ekosistem pendidikan.

Sejumlah mitra strategis yang terlibat dalam kesuksesan acara ini antara lain Royal Plaza Surabaya sebagai penyedia venue, Toko Cianjur Packaging Pinor, Java Spa, Duta.co, Suar Nada, dan Teh Botol Sosro.

Tak ketinggalan, dukungan dari sektor pendidikan juga mengalir dari Sekolah Indonesia Riyadh (Arab Saudi) dan SMK Trimurti Surabaya, serta Paduan Suara dan Musik UNESA.cin

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Natalia Loewe Tetap Setia Alisson Becker

LIVERPOOL (Realita)- Kiper Liverpool, Alisson Becker, memiliki seorang istri rupawan bernama Natalia Loewe. Kecantikan luar dalam membuat Alisson tak ragu …

Pupuk Subsidi di Jombang, Ruwet

JOMBANG - Sektor pertanian Kabupaten Jombang kembali dihantam persoalan klasik yang seolah menjadi siklus tahunan tanpa solusi permanen.  Distribusi pupuk …