PONOROGO (Realita)- Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi memulai penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025. Total 6.000 penerima manfaat di Ponorogo akan menerima bantuan langsung sebesar Rp 900.000 per orang.
Dengan rincian, buruh tani tembakau 5.302 orang, buruh pabrik rokok 642 orang, masyarakat lainnya 56 orang.
Penyaluran simbolis dilakukan di pendopo Kabupaten, Selasa (25/11/2025), menandai dimulainya proses distribusi bertahap yang akan berlangsung hingga 28 November 2025 di beberapa titik lokasi.
Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan dana tersebut diterima utuh oleh para penerima manfaat, terutama para buruh.
“BLT DBHCHT ini tadinya harus dibagi dua. Saya bilang, 'Wis, enggak ada cerita dibagi dua hari ini!' Saya bilang sama Pak Plt Kadinsos, hari ini wis larikan ke BLT semuanya," tegas Lisdyarita, yang akrab disapa Bunda Rita ini.
Bunda Rita menjelaskan, meskipun ada pemotongan dari pusat, pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin agar bantuan senilai Rp 900.000 ini dapat disalurkan penuh kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan.
Data Penerima dan Komitmen Pemerintah
BLT DBHCHT ini difokuskan untuk buruh tani tembakau, buruh pabrik rokok, dan masyarakat lainnya agar tepat sasaran.
Plt Kepala Dinas Sosial Ponorogo, Arief Efendi, menambahkan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk perhatian serius pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pekerja di sektor pertembakauan.
"Penyaluran ini merupakan komitmen kita untuk membantu meningkatkan kesejahteraan para buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh penerima," pungkasnya. znl
Editor : Redaksi
URL : https://realita.co/baca-44610-blt-dbhcht-2025-cair-6000-buruh-rokok-terima-rp-900-ribu-per-orang