PANTURA GRESIK (Realita) - Puluhan warga Pantura Gresik yang tergabung dalam Aliansi Laskar Pantura Deandles turun jalan menertibkan truk-truk tambang yang melintas tanpa penutup muatan atau terpal.
Aksi itu dilakukan di tiga titik antara lain di jalan raya Deandles, pertigaan Dukun dan di depan pintu masuk pabrik polowijo.
Ketua Aliansi Laskar Pantura Deandles Bersatu, Fikul Humam, mengataakan aksi siang itu sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan bukan untuk menekan atau mengintervensi pihak manapun.
"Beberapa waktu terakhir masyarakat banyak mengeluhkan kondisi lalu lintas di titik tersebut. Mulai dari truk-truk galian yang tidak menggunakan penutup muatannya, lalu kendaraan berat yang berhenti sembarangan hingga menyebabkan kemacetan dan mengganggu aktivitas jamaah masjid. Bahkan meningkatkan potensi kecelakaan, karena arus lalu lintas sangat padat," kata Fikul Humam kepada Realita.co, Rabu (10/12/2025).
"Oleh karena itu, kami Laskar Pantura hadir untuk mengingatkan, membantu, mengatur, memberikan pengawasan sosial kedapa para sopir itu, agar jalur tersebut tetap aman dan tertib," lanjutnya.
Lebih lanjut, Fikul Humam menegaskan kesiapannya untuk bekerjasama dengan pihak perusahaan dan instansi terkait untuk menciptakan ketertiban. "Dan yang paling penting langkah ini dilakukan semata-mata demi kenyamanan warga, keselamatan pengguna jalan, dan keharmonisan bersama di sepanjang jalan Pantura," ujarnya.
Aksi Laskar Pantura mendapat apresiasi dari warga setempat yang juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap para sopir yang tidak mematuhi aturan.
"Saya sebagai warga, tentu melihatnya miris sekali dengan adanya supir dump truck yang selalu ugal-ugalan tidak memakai terpal dan tidak mentaati aturan. Maka kami senang jika ada penertiban-penertiban seperti ini. Karena disini sering terjadi kecelakaan, apalagi banyak jalan berlubang," kata Nur Sahlani, warga setempat.
Nur Sahlani berharap tindakan tegas dari instansi terkait, seperti Satpol PP, Satlantas dan Dinas Perhubungan.
"Ini harus betul-betul didengarkan. Karena selama ini kami yang merasakan dampak tersebut adalah kami, dan seolah-olah tidak ada tindakan apapun dari instasi tersebut," pungkasnya.
Aksi warga Pantura Gresik siang itu dilaksanakan dengan tertib dengan pengawalan dari Polsek setempat.
Reporter : M. Yusuf Al Ghoni
Editor : Redaksi