Kelompok Bersenjata Serbu Desa Kecil, 37 Orang Tewas dan Beberapa Diculik

DAJI (Realita)- Sekelompok pria bersenjata menyerbu sebuah desa di Nigeria utara, menewaskan lebih dari 30 orang dan menculik beberapa lainnya.
Setidaknya dua warga menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 37 orang dan mengatakan jumlahnya bisa jauh lebih tinggi, karena beberapa orang masih hilang hingga 4 Januari.

Setidaknya 30 warga desa tewas sementara beberapa lainnya diculik oleh kelompok bersenjata yang menyerbu sebuah desa di negara bagian Niger, Nigeria utara, kata polisi pada hari Minggu (4 Januari 2025), kejadian terbaru dalam siklus kekerasan mematikan di wilayah yang dilanda konflik tersebut.

Para pria bersenjata menyerbu desa Kasuwan-Daji di wilayah pemerintahan lokal Borgu, negara bagian Niger, pada Sabtu (3 Januari) malam dan melepaskan tembakan ke arah penduduk. Mereka juga membakar pasar lokal dan beberapa rumah, kata juru bicara kepolisian negara bagian Niger, Wasiu Abiodun, dalam sebuah pernyataan.

Setidaknya dua warga menyebutkan jumlah korban tewas mencapai 37 orang dan mengatakan jumlahnya bisa jauh lebih tinggi, karena beberapa orang masih hilang hingga Minggu (4 Januari). Warga juga mengatakan pasukan keamanan belum tiba di daerah tersebut, bertentangan dengan klaim polisi bahwa mereka telah mengerahkan petugas untuk mencari orang-orang yang diculik.

Serangan semacam itu umum terjadi di Nigeria, negara terpadat di Afrika, di mana puluhan geng jahat yang berupaya menguasai wilayah sering menargetkan komunitas terpencil dengan keamanan dan kehadiran pemerintah yang terbatas.

Serangan pada hari Sabtu (3 Januari) di desa Kasuwan-Daji terjadi di dekat komunitas Papiri, tempat lebih dari 300 siswa dan guru mereka diculik dari sebuah sekolah Katolik pada bulan November.

Menurut polisi, para penyerang yang menyerbu Kasuwan-Daji datang dari Hutan Taman Nasional di sepanjang distrik Kabe, yang menunjukkan tren umum di mana kawasan hutan lindung yang luas dan terbengkalai berfungsi sebagai tempat persembunyian bagi geng bersenjata.wolo

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru