Enam Orang Tewas dalam Kebakaran Bus setelah Seorang Pria Dilaporkan Membakar Diri

JENEWA - Sedikitnya enam orang tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam kebakaran bus pada hari Selasa di sebuah kota kecil di Swiss bagian barat, yang menurut polisi kemungkinan merupakan tindakan yang disengaja menyusul laporan bahwa seseorang di dalam bus membakar dirinya sendiri.

Polisi mengatakan bus tersebut dilalap api di jalan di Kerzers, sebuah kota di kanton Fribourg, sekitar 20 km (12 mil) dari ibu kota Swiss, Bern.

"Pada tahap ini, kami memiliki beberapa bukti yang menunjukkan adanya tindakan sengaja oleh seseorang yang berada di dalam bus," kata Frederic Papaux, juru bicara kepolisian Fribourg.

Para penyidik ​​sedang menyelidiki laporan bahwa seseorang telah menyiramkan bahan bakar ke tubuhnya sendiri, kata Christa Bielmann, juru bicara kepolisian setempat lainnya. Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah insiden itu terkait terorisme, katanya dalam konferensi pers.

Tiga orang yang terluka dibawa ke rumah sakit, kata polisi. Dua orang lainnya yang terjebak dalam kobaran api juga mendapat perawatan tetapi tidak perlu dirawat di rumah sakit.

Penumpang terlihat melarikan diri dari bus yang terbakar dalam keadaan panik dan terluka, kata Papaux, menambahkan bahwa tidak ada kendaraan lain yang terlibat.

Media Swiss, 20 Minutes, mengatakan telah melihat video yang diambil di lokasi kejadian di mana seorang korban luka mengatakan: "Seorang pria membakar dirinya sendiri. Dia menuangkan bensin ke tubuhnya lalu membakarnya."

Video setelah api padam menunjukkan sisa-sisa kendaraan yang hangus, sebuah kendaraan berwarna kuning yang disebut Postauto.

Dprd sby lebaran dalam

Presiden Swiss Guy Parmelin menyampaikan belasungkawa dan mengatakan bahwa insiden tersebut sedang diselidiki.

"Saya terkejut dan sedih bahwa sekali lagi orang-orang kehilangan nyawa dalam kebakaran serius di Swiss," katanya dalam sebuah pernyataan di X, seraya mencatat bahwa penyelidikan sedang berlangsung.

Pada bulan Januari, Swiss diguncang oleh kebakaran di sebuah bar di resor ski Swiss, Crans Montana, yang menewaskan 41 orang dan melukai 115 orang.kos

Editor : Redaksi

Berita Terbaru