Usai Lebaran, Stok Darah ‘Jebol’, Golongan A Kosong, PMI Kota Kediri Serukan Aksi Donor

KEDIRI (Realita) - Stok darah di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kediri mengalami kondisi kritis usai Lebaran.

Bahkan, untuk golongan darah A sempat kosong pada komponen sel darah merah pekat (PRC), seiring lonjakan permintaan yang terjadi sejak 27 Maret lalu.

Kepala UDD PMI Kota Kediri, dr. Ira Widyastuti, mengungkapkan bahwa kondisi ini di luar perkiraan. Padahal, selama bulan Ramadan, pihaknya telah mengintensifkan kegiatan donor darah melalui program Safari Ramadan yang mampu memenuhi kebutuhan stok.

“Setelah tanggal 27 Maret, permintaannya drastis luar biasa tinggi. Jadi stok yang kemarin sudah kami siapkan itu benar-benar di luar kendali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada pukul 07.00 pagi, stok PRC untuk golongan darah A bahkan sempat nol. Sementara yang tersisa hanya delapan kantong whole blood yang kemudian diolah menjadi PRC untuk memenuhi kebutuhan mendesak pasien.

“Yang paling banyak dibutuhkan itu PRC. Nah, untuk golongan darah A, tadi pagi itu nol. Jadi kami harus mengolah dari whole blood yang ada,” jelasnya.

Menurutnya, tingginya kebutuhan darah tidak sebanding dengan jumlah pendonor. Dalam satu kasus, seorang pasien bahkan bisa membutuhkan hingga empat kantong darah, sementara satu pendonor hanya menyumbang satu kantong.

“Pendonor hanya bisa satu kantong, tapi satu pasien bisa sampai empat kantong. Itu yang membuat kami harus kerja ekstra,” katanya.

Untuk mengatasi kekurangan, PMI Kota Kediri juga telah meminta bantuan ke daerah lain. Salah satunya dari PMI Kota Malang yang menyuplai 70 kantong darah golongan O. Namun, untuk golongan darah A, stok masih sangat terbatas.

Saat ini, PMI Kota Kediri mengajak masyarakat untuk segera melakukan donor darah guna membantu memenuhi kebutuhan yang mendesak. Masyarakat dapat mendonorkan darah di kantor UDD PMI maupun melalui layanan mobil unit yang masih beroperasi di sejumlah titik.

“Saya berharap sobat donor bisa meluangkan waktu 5 sampai 10 menit untuk datang dan mendonorkan darahnya, karena saat ini stok kami benar-benar menipis,” pungkasnya.nia

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru