Pemkab Jember Hadirkan MPP Mini di Wilayah Pinggiran, Gus Fawait Pastikan Layanan Setara untuk Semua Warga

Advertorial

JEMBER (Realita) – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmen pemerataan pelayanan publik dengan menghadirkan Mal Pelayanan Publik (MPP) Mini atau Pemkab Mini di sejumlah wilayah pinggiran.

Program ini ditujukan untuk memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat dalam mengakses layanan pemerintahan.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Gus Fawait, dalam program ProGuse Update yang digelar di RSD dr. Soebandi, Kamis malam (23/04/2026).

Menurutnya, kondisi geografis Jember yang luas dan beragam menjadi tantangan tersendiri dalam menghadirkan pelayanan publik yang merata. 

“Kita sadar bahwa Jember adalah kabupaten besar. Penduduk Jember ada di pegunungan, pinggir kebun, pinggir pantai, dan juga di perkotaan. Mereka sama-sama punya hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan publik,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa seluruh warga, baik yang tinggal di kawasan perkotaan maupun perdesaan, memiliki kedudukan yang sama dalam memperoleh layanan pemerintah.

Karena itu, Pemkab Jember berupaya menghadirkan solusi konkret agar tidak ada lagi kesenjangan akses pelayanan.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah membangun MPP Mini di titik-titik yang jauh dari pusat kota.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan panjang untuk mengurus berbagai keperluan administrasi.

“Tidak ada perbedaan antara perkotaan dan perdesaan. Tidak boleh ada perbedaan,” ujar Gus Fawait.

Adapun lokasi pertama MPP Mini ditempatkan di Kecamatan Jombang. Wilayah ini dipilih karena jaraknya yang cukup jauh dari pusat pemerintahan, dengan waktu tempuh yang bisa mencapai satu hingga dua jam perjalanan.

Selain itu, Pemkab Jember juga menyiapkan MPP Mini di Kecamatan Tanggul untuk menjangkau wilayah barat utara, serta di Kecamatan Mayang sebagai representasi kawasan timur selatan.

Sementara itu, untuk wilayah utara, pemerintah masih dalam tahap finalisasi lokasi, dengan opsi di Kecamatan Kalisat atau daerah sekitarnya. 

“Kita tahu bahwa dari Kecamatan Jombang ke tengah kota ini bisa waktu sejam sampai dua jam,” ungkapnya.

Gus Fawait menjelaskan, MPP Mini akan menghadirkan berbagai layanan penting yang selama ini terpusat di pusat kota. Mulai dari pengurusan perizinan, administrasi kependudukan, layanan sosial, hingga pembayaran pajak daerah.

Dengan konsep ini, masyarakat cukup datang ke lokasi terdekat tanpa harus mengeluarkan biaya dan waktu lebih untuk pergi ke kota. Kehadiran layanan terpadu ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta kualitas pelayanan publik di Jember.

“Mulai dari perizinan, kependudukan, urusan sosial, sampai pembayaran pajak, semua bisa diakses di Pemkab Mini. Masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh ke Kota Jember,” pungkasnya.rdy

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Persebaya Permalukan Malut United di Kandang

TERNATE (Realita)- Malut United kalah 0-2 dari Persebaya Surabaya dalam pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4) …