Sentuh Hati Generasi Muda: Satgas TMMD 129 Bojonegoro dan DP3AKB Edukasi Stunting, serta Kesehatan Reproduksi di Kesongo

BOJONEGORO (Realita) - Pembangunan suatu daerah tak semata-mata diukur dari kokohnya jembatan atau mulusnya jalan beton yang membentang. Lebih dari itu, membangun fondasi masa depan manusia menjadi kunci utama keberlanjutan sebuah peradaban.

Semangat inilah yang terus digaungkan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, yang tidak hanya berfokus pada sasaran fisik, melainkan juga menyentuh aspek vital pembangunan sumber daya manusia (SDM) sejak dini.

Pada Rabu (5/8/2026) pagi, suasana di SMP Negeri Satu Atap Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro tampak begitu hangat dan berenergi.

Sebanyak 60 pelajar yang terdiri dari siswa-siswi SD kelas V dan VI, serta siswa SMP kelas VII hingga IX berkumpul dengan antusias mengikuti kegiatan non-fisik TMMD ke-129 berupa Edukasi Gizi, Pencegahan Stunting, dan Kesehatan Reproduksi Remaja.

 

Kegiatan yang diinisiasi atas kolaborasi Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Bojonegoro serta Forum GenRe (Generasi Berencana) ini berlangsung interaktif sejak dimulai pukul 09.00 WIB.

 

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (KPKS) DP3AKB Kabupaten Bojonegoro, dr. Fitri Munira Pitaloka, Kepala SMP Negeri Satu Atap Kesongo, Endang Palupi, M.Pd., jajaran Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro, serta para fasilitator dari Forum GenRe.

 

Kepala SMP Negeri Satu Atap Kesongo, Endang Palupi, M.Pd., menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam atas kepedulian prajurit TNI dan Pemkab Bojonegoro terhadap anak-anak didiknya di pelosok desa.

 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI melalui program TMMD yang telah membawa kegiatan edukasi tentang gizi, pencegahan stunting, dan kesehatan reproduksi. Pengetahuan ini sangat bermanfaat sebagai bekal bagi anak-anak kami untuk masa depan. Kami mewakili guru, siswa, dan seluruh wali murid sangat mengapresiasi kegiatan ini," ungkap Endang Palupi penuh haru.

 

Menjawab kebutuhan edukasi remaja, Kabid KPKS DP3AKB Kabupaten Bojonegoro, dr. Fitri Munira Pitaloka, menjelaskan, intervensi gizi dan pemahaman kesehatan reproduksi sejak usia sekolah menengah merupakan langkah preventif yang paling efektif untuk memutus rantai stunting secara berkelanjutan.

 

"Kami bersyukur dapat hadir bersama adik-adik semua. Hari ini kita belajar bersama mengenai pentingnya gizi seimbang, pencegahan stunting, dan kesehatan reproduksi. Materi disampaikan oleh teman-teman dari Forum GenRe agar lebih mudah dipahami dan menyenangkan," tutur dr. Fitri.

 

Metode penyampaian yang dikemas secara terstruktur namun santai membuat para siswa tak canggung untuk bertanya.

 

Diskusi interaktif mengalir dua arah, membuka wawasan para peserta tentang pentingnya menjaga pola makan sehat, memahami perubahan fisik serta mental di usia remaja, hingga merencanakan masa depan yang berkualitas.

 

Sementara itu, Komandan SSK Satgas TMMD ke- 129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga Desa Kesongo atas kehangatan dan rasa kekeluargaan yang ditunjukkan selama personel TMMD beraktivitas di desa tersebut.

 

"Kami berharap ilmu yang diperoleh adik-adik tentang gizi, pencegahan stunting, dan kesehatan reproduksi dapat menjadi bekal berharga untuk masa depan. Generasi yang sehat adalah pondasi kemajuan bangsa," tegas Lettu Ckm Purnomo.

 

Melalui sinergi lintas sektor ini, program TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro kembali membuktikan hakikat sejati kemanunggalan TNI dengan rakyat.

 

Pembangunan infrastruktur jalan dan fasilitas umum mungkin memperlancar roda ekonomi, tetapi edukasi kesehatan dan pembentukan karakter generasi muda inilah yang akan menjaga denyut masa depan Desa Kesongo agar tetap tumbuh sehat, cerdas, dan sejahtera.

Editor : Arif Ardliyanto

Berita Terbaru