JAKARTA - Rumah tangga Bella Bonita dan pedangdut Denny Caknan kembali menjadi perhatian publik.
Bella Bonita kembali memancing reaksi netizen melalui unggahannya di TikTok. Netizen menduga rumah tangga Bella dan Denny sedang tidak baik-baik saja. Terbaru, Bella Bonita mengunggah video bersama putrinya, Cundamani, melalui akun TikTok.
Video tersebut tidak disertai keterangan apa pun, tetapi sejumlah netizen justru menilai unggahan itu seperti menggambarkan kondisi hati Bella Bonita yang tengah dilanda masalah.
Kolom komentar unggahan tersebut kemudian dipenuhi berbagai dugaan dari netizen.
Ada yang menduga bahwa postingan Bella belakangan ini adalah strategi marketing karena Denny Caknan disebut akan merilis lagu baru. “tapi misal marketing, tkut jd doa g sih,” tulis akun TikTok Tiafa***.
Bella Bonita kemudian membantah dugaan tersebut. Ia mempertanyakan alasan netizen mengaitkan unggahannya dengan promosi. “Marketing apa? kita aja belum upload apa apa,” jawab Bella Bonita.
Ada pula yang berkomentar menyinggung kondisi rumah tangga Bella. Netizen tersebut mengaitkan masa lalu Bella sebelum resmi menjadi istri Denny Caknan.
Netizen itu pun meminta Bella untuk bersabar dan menerima jalan hidup yang sedang dijalaninya.
“seng sabar yo bell. ojo nyalahke takdir. iki wes dalan urepmu,” tulis akun TikTok Makelar***.
Bella Bonita kembali merespons komentar tersebut. “Iya paham wong urip bakale ngunduh. Maaf, (iya paham, manusia pasti akan menuai. Maaf)” balasnya.
Jawaban Bella Bonita itu pun kembali memancing perhatian. Pasalnya, alih-alih membantah dugaan adanya masalah dalam rumah tangganya, ia justru memberikan respons yang dianggap netizen cukup emosional.
Dugaan tersebut semakin ramai setelah Bella Bonita juga terlihat masih membagikan ulang sejumlah konten bernuansa galau mengenai hubungan melalui akun TikTok-nya.
Meski begitu, hingga kini Bella Bonita maupun Denny Caknan belum memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kondisi rumah tangga mereka. Unggahan dan respons Bella Bonita kepada netizen pun masih sebatas memunculkan spekulasi di media sosial.sin
Editor : Redaksi