PDS Siapkan 650 Box Masker untuk Siswa dan Guru Terdampak Kabut Asap Karhutla

BANJARMASIN (Realita)– PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) menyiapkan 650 box masker untuk membantu melindungi siswa, guru, dan tenaga kependidikan dari dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantak. Bantuan tersebut menyasar dua sekolah, yakni MI Nurul Islam I Yavahut Banjarmasin dan SDN 5 Mentawa Baru Hulu Sampit.

Dari total bantuan yang disiapkan, sebanyak 260 box masker telah disalurkan pada 7–8 Oktober 2026. Rinciannya, 160 box masker anak untuk siswa dan 100 box masker dewasa bagi guru serta tenaga kependidikan. Sementara itu, sisa bantuan akan didistribusikan secara bertahap dalam waktu dekat.

Penyerahan bantuan dilakukan di MI Nurul Islam I Yavahut Banjarmasin pada 7 Oktober, kemudian dilanjutkan ke SDN 5 Mentawa Baru Hulu Sampit pada 8 Oktober 2026.

Kedua sekolah tersebut berada di sekitar wilayah operasional Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dan Pelabuhan Sampit. Kawasan itu merupakan bagian dari lingkungan terdekat operasional perusahaan sekaligus wilayah yang turut merasakan dampak kabut asap dalam beberapa waktu terakhir.

Bantuan masker diberikan di tengah aktivitas belajar mengajar yang masih berlangsung meski kualitas udara belum sepenuhnya membaik. Paparan asap karhutla, terutama partikel halus yang terkandung di dalamnya, berpotensi mengganggu kesehatan saluran pernapasan. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena lebih rentan terhadap dampak pencemaran udara.

Di tengah kondisi tersebut, siswa tetap harus berangkat dan pulang sekolah, berpindah ruang kelas, serta beraktivitas selama jam istirahat. Sementara itu, guru dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas mendampingi siswa sepanjang kegiatan belajar berlangsung.

Regional Manager PDS Regional Kalimantan, Denny Samba, mengatakan pemilihan sekolah sebagai penerima bantuan mempertimbangkan aktivitas siswa dan guru yang tetap berjalan di tengah kondisi udara terdampak asap.

“Anak-anak tetap harus sekolah di tengah kondisi seperti ini. Kami berharap masker yang kami salurkan bisa membantu mereka tetap nyaman saat belajar,” ujar Denny, Rabu (14/10/2026). 

Menurut Denny, bantuan diberikan dalam bentuk perlengkapan yang dapat langsung digunakan oleh warga sekolah. Dengan demikian, masker yang diterima diharapkan bisa segera dimanfaatkan selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Penyaluran masker tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PDS yang diarahkan untuk mendukung masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, termasuk ketika menghadapi kondisi lingkungan yang berdampak terhadap aktivitas sehari-hari.

Melalui program tersebut, PDS berupaya memberikan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Dalam kasus ini, bantuan masker diharapkan dapat membantu siswa, guru, dan tenaga kependidikan menghadapi paparan kabut asap selama beraktivitas di sekolah.

PDS berharap masker yang telah disalurkan maupun yang masih dalam proses distribusi dapat dimanfaatkan dengan baik hingga kualitas udara di Banjarmasin dan Sampit kembali membaik.yudhi

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru