LAMONGAN (Realita)– Buruknya kontinuitas distribusi air bersih Perumda Air Minum Kabupaten Lamongan kembali dikeluhkan pelanggan.
Sejumlah warga Desa Sidomukti, Kecamatan Lamongan, mengaku harus menghadapi aliran air yang kerap mati dalam beberapa hari terakhir.
Ironisnya, ketika air kembali mengalir, kondisinya justru berwarna kecokelatan dan keruh.
Kondisi tersebut menimbulkan keresahan pelanggan karena air bersih merupakan kebutuhan pokok sehari-hari. Warga pun berharap ada penanganan serius agar gangguan serupa tidak terus berulang.
Akmal, salah seorang warga Sidomukti, mengungkapkan bahwa gangguan pasokan air sudah berlangsung beberapa hari.
"Sudah beberapa hari ini sering mati, Mas. Kalaupun hidup atau airnya keluar, warnanya cokelat atau keruh," ujarnya kepada awak media.
Menanggapi keluhan tersebut, Pjs Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Lamongan, Dr. Lalu Syahril Majidi, MM, menyebut gangguan distribusi selama 25 Oktober hingga 5 November 2026 dipengaruhi sejumlah persoalan pada jaringan perpipaan PT Air Bersih Jawa Timur (Perseroda) atau SPAM Mojolagres.
Menurutnya, gangguan bermula dari pekerjaan penyambungan pipa transmisi pada 25 Oktober yang baru selesai sehari kemudian. Proses normalisasi jaringan membutuhkan waktu tambahan, bahkan layanan penyedia air curah sempat terhenti hingga lima hari.
Dampaknya, pada 2 November muncul keluhan air keruh akibat endapan dalam pipa yang sebelumnya kosong. Penanganan dilakukan melalui pembuangan air (wash out) hingga kondisi dinyatakan normal.
Belum selesai persoalan tersebut, pada 4 November kembali ditemukan kebocoran pipa JDU berdiameter 600 milimeter di Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Perbaikan dijadwalkan mulai 5 November dengan estimasi pengerjaan selama 2 x 24 jam.
Lalu Syahril menjelaskan, Perumda Air Minum Lamongan bertindak sebagai penerima air curah dari SPAM PT Air Bersih Jawa Timur (Perseroda), sehingga tidak sepenuhnya dapat mengendalikan kualitas air hasil produksi penyedia tersebut.
Pihak PDAM mengaku telah menyampaikan informasi gangguan melalui grup WhatsApp Sedulur PDAM-La dan media sosial resmi perusahaan. Pelanggan juga dapat menyampaikan pengaduan melalui layanan YESSY PDAM-LA di nomor WhatsApp 0821-3477-7714.
Meski demikian, penjelasan mengenai penyebab gangguan tersebut menjadi catatan penting bagi pelanggan yang berharap distribusi air bersih kembali lancar dan kualitas air terjamin. Kepastian pelayanan serta penanganan keluhan secara cepat menjadi hal yang dinantikan warga Sidomukti.
Editor : Redaksi