Selasa, 18 Mei 2021 WIB

Lolos Seleksi Dirut PDAM Sidoarjo, Ini Track Record Mujiaman di PDAM Surabaya

Rabu, 05 Mei 2021 03:15 WIB
Lolos Seleksi Dirut PDAM Sidoarjo, Ini Track Record Mujiaman di PDAM Surabaya

Mujiaman.

SIDOARJO (Realita) - Nama Mujiaman Sukirno masuk dalam 40 orang yang lolos seleksi sebagai Direktur Perusahaan Daerah Air Minum PDAM Sidoarjo. Mujiaman Sukirno sebelumnya sempat menjabat sebagai Dirut PDAM Surabaya. Dari data yang diperoleh awalnya terdapat 61 orang pelamar yang menjalani tes kelayakan, hingga pada akhirnya 21 dinyatakan gagal, hingga tersisa 40 orang.

Kala Mujiaman Sukirno menjabat dirut PDAM Surabaya, ada satu pegawai PDAM Surabaya yaitu, Retno Tri Utomo (RTU) yang masih menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) lantaran memeras Kontraktor sebesar Rp 1 Miliar.

Chandra Ariyanto yang merupakan Direktur PT Cipta Wisesa Bersama, jadi korban pemerasan pejabat PDAM Surabaya. RTU meminta uang disertai dengan ancaman, yang selanjutnya jika tidak diberi, maka korban tidak akan dapat ikut lelang di PDAM Surabaya.

Chandra Ariyanto diketahui sebagai kontraktor penyedia barang dan jasa pekerjaan jaringan pipa di BUMD milik Pemkot Surabaya. Jaringan pipa itu dipasang di Jalan Rungkut Madya-Jalan Kenjeran (MERR) sisi timur.

RTU alias Gurit yang kemudian menjabat sebagai Manajer Pemeliharaan Jaringan Pipa Distribusi PDAM Surya Sembada Surabaya, pada akhirnya dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 5 tahun penjara dalam perkara dugaan pemerasan terhadap Direktur PT Cipta Wisesa, Chandra Arianto.

Setelah itu, Mujiaman Sukirno mundur dari jabatan Dirut PDAM Surabaya untuk maju dalam Pilkada Surabaya untuk mendampingi Machfud Arifin. Sayangnya keberuntungan belum berpihak pada Mujiaman karena, Sesuai Keputusan KPU Surabaya Nomor 1419/PL.02.6-Kpt/3578/KPU-Kot/XII/2020 yang dibacakan, pasangan Eri-Armuji unggul dengan memperoleh 597.540 suara, sedangkan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno 451.794 suara.

Seandainya nanti Mujiaman Sukirno pada akhirnya berhasil mendapatkan kursi direktur di PDAM Sidoarjo, tentu saja seluruh masyarakat Sidoarjo berharap kasus di Surabaya tidak terulang di Sidoarjo.hk