MADIUN (Realita) – Proyek replika kereta cepat Indonesia yang ada di Kota Madiun, Jawa Timur diklaim on progres. Hal itu dikatakan Wali Kota Madiun, Maidi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lokasi proyek yang ada di jalan Bogowonto, Rabu (16/8/2023).
“Hasilnya bagus. Ternyata teman-teman diajak ngebut juga bisa tanpa mengurangi kualitas. Saya hanya minta kualitasnya bagus,” kata Maidi.
Baca juga: Kembangkan TPPU Maidi, KPK Periksa Pengelolaan Keuangan DKPP Kota Madiun
Menurutnya, penataan kawasan wisata kuliner Bogowonto Culinary Center (BCC) ini tidak setengah hati. Artinya seluruh fasilitas disempurnakan. Bahkan, untuk pembuatan replica kereta cepat Indonesia tersebut, Pemkot Madiun mengelontor anggaran sekitar Rp1,9 miliar.
Nantinya, replika kereta cepat Indonesia berada di atas permukaan jalan secara melintang setinggi 5 meter dengan panjang gerbong kereta 27 meter dan lebar lima meter. Replika kereta cepat tersebut nantinya dapat digunakan untuk wisata kuliner.
Baca juga: Pengembangan Kasus TPPU Maidi, KPK Geledah Dinkes Serta Sambangi TPA Winongo
Walikota Madiun, Maidi mengatakan, konsep pembangunan wisata kuliner tersebut digadang-gadang mampu menyedot wisatawatan. Karena itu ia mewanti-wanti kepada pelaksana agar proyek pembangunan tersebut tuntas dikerjakan tahun ini.
“Ini harus sukses. Jadi gerbong kereta cepat itu ada di atas untuk kuliner, dan relnya tidak di bawah tapi di atas. Jadi masyarakat kalau tidak sempat ke Jakarta, bisa kulineran di BCC ini sudah lengkap,” ujarnya.
Baca juga: Dalami TPPU Maidi, KPK Geledah Kantor Pengelola E-Parkir PT JPC di Kota Madiun
Seperti diketahui, proyek tersebut sesuai jadwal berakhir pertengahan Desember. Namun DPUPR berupaya di awal Desember ini bisa diresmikan dan digunakan masyarakat untuk beraktivitas. Sebelumnya, di kawasan tersebut juga telah terpasang gerbong kereta yang didalamnya disulap menjadi restoran. adi
Editor : Redaksi