SAMPANG (Realita)-Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan PBM Proses Belajar Mengajar (PBM) SDN Pasarenan II, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur remang-remang.
Sebab, keduanya merujuk pada interaksi antara guru dan siswa untuk menyampaikan ilmu tidak jelas.
Baca juga: Kadisdik Sampang Diduga Sengaja Tidak Memperpanjang SK Kepsek
Berdasarkan pantauan Realita di lokasi, Selasa (27/1/2026) pagi, sekitar pukul 07.30 Wib, tidak ditemukan aktivitas belajar mengajar.
Amer salah satu guru yang berada disekolah tersebut, saat ditanya terkait proses belajar mengajar. Dia menjelaskan bahwa memang keadaan di SDN Pasarenan 2 seperti ini sudah sejak lama.
" Sedangkan jumlah siswa-siswi sebanyak 11 dari kelas 1 sampai kelas VI. Rinciannya, murid kelas 1 cuma 1, kelas 2 sampai kelas 6 rata-rata 2 murid.
Baca juga: Pernyataan Kabid SD Dinas Pendidikan Sampang, Mengindikasikan 'Lempar Handuk'
Itupun kalau mau masuk ke SDN Pasarenan II menunggu selesai Madrasah di Pondok baru masuk kesini, udah tradisi mas" ujar Amer.
Saat disinggung kemana Kepala Sekolah, Ibu Amer mengatakan bahwa Kepala Sekolah belum datang. " Saya sendiri yang ada," katanya.
Baca juga: Konsekuensi Hukum bagi Puluhan Kepsek SK Kadaluarsa, karena Diduga Mencairkan Dana BOS
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon Whatsap kepala sekolah SDN Pasarenan II, Slamet menjelaskan bahwa
letak geografis sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Kedungdung memang rata-rata kondisinya seperti itu.
" Dikarenakan banyaknya sekolah swasta disekitar. Sehingga menjadi tantangan berat bagi kami selaku guru maupun pimpinan di sekolah," ungkapnya. gan
Editor : Redaksi