Juara Liga Champions, Manchester City Raih Trebel Winners

ISTAMBUL-- Manchester City berhasil jadi juara Liga Champions usai mengalahkan Inter Milan dengan skor 1-0 di Ataturk Olympic Stadium, Minggu (11/6) dini hari WIB. Alhasil, Manchester City berhasil meraih Treble Winners.

Gol kemenangan Manchester City di laga ini dipersembahkan oleh Rodri pada menit ke-68. Keberhasilan ini membuat The Citizens untuk pertama kalinya mengangkat trofi Liga Champions dalam sejarah mereka sebagai sebuah klub.

Baca Juga: Haaland Bikin 5 Gol, City ke Perempat Final Piala FA

Dari jalannya laga, Inter Milan menyajikan pressing yang apik saat menghadapi Manchester City yang dominan dalam penguasaan bola. Di babak pertama, Man City benar-benar kesulitan membongkar pertahanan Inter Milan.

Satu-satunya peluang bagus yang hadir bagi Man City adalah ketika Erling Haaland berhasil menerima umpan terobosan Kevin De Bruyne. Tembakan Haaland mengarah ke gawang tetapi bisa dimentahkan oleh Andre Onana.

Man City juga terbilang mengalami kerugian di babak pertama karena Kevin De Bruyne cedera. De Bruyne pun digantikan oleh Phil Foden di menit ke-36.

Memasuki babak kedua, Man City tetap pada upaya mereka membongkar pertahanan Inter. Sebaliknya Inte juga terus mencari cara melancarkan serangan balik mematikan.

Inter kemudian berusaha untuk menambah daya gedor dengan memasukkan Romelu Lukaku menggantikan Edin Dzeko di menit ke-57. Kehadiran Lukaku jelas jadi ancaman serius bagi lini pertahanan Man City lantaran striker Belgia tersebut punya banyak pengalaman bermain di Liga Inggris.

Man City sempat dalam ancaman besar ketika lini belakang mereka melakukan kesalahan komunikasi. Lautaro Martinez berdiri bebas menerima bola dan berhadapan dengan Ederson. Lantaran ruang tembak yang cukup sempit, Martinez gagal mengirim bola masuk ke dalam gawang.

Setelah sejumlah serangan yang dilancarkan mentah oleh pertahanan Inter, Man City akhirnya bisa memecah kebuntuan di menit ke-68. Man City sukses mencetak gol melalui Rodri.

Gol ini bermula dari umpan terobosan Manuel Akanji ke kotak penalti yang bisa diterima oleh Bernardo Silva. Silva coba melepaskan umpan silang ke muka gawang tetapi bola membentur Francesco Acerbi.

Baca Juga: City vs Arsenal, Dibumbui Keputusan Kontroversial Wasit

Bola liar bergerak ke arah luar namun Rodri kemudian datang dari lini kedua dan langsung melepaskan tembakan keras dengan kaki kanan. Kiper Inter, Andre Onana tak bisa bereaksi melihat bola dengan cepat masuk ke gawang.

Dua menit berselang, Inter punya kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Federico Dimarco mendapat bola saat terjadi kemelut di kotak penalti Man City. Sundulan Dimarco tak bisa digapai Ederson tetapi bola membentur mistar gawang.

Saat coba mengejar bola liar, sundulan Dimarco berikutnya malah membentur Lukaku yang berdiri di hadapannya.

Pada menit ke-76, Simone Inzaghi menurunkan Robin Gosens dan Raoul Bellanova untuk meningkatkan serangan. Inter pun berusaha untuk lebih keluar menekan lantaran mereka butuh gol penyeimbang.

Di menit ke-88, Inter punya kesempatan menyamakan kedudukan. Bola yang dikirim Marcelo Brozovic ke arah tiang jauh bisa disundul Robin Gosens ke muka gawang.

Baca Juga: Gol Alvarez Bikin City Menang Tipis Atas Newcastle

Lukaku ada di posisi yang tepat untuk menyundul bola tetapi arah sundulan bola Lukaku tepat ke tempat Ederson berada. Ruben Dias lalu dengan sigap membuang bola liar di depan gawang.

Di sisa waktu yang ada, Inter jadi tim yang lebih banyak menekan. Man City pun memilih untuk lebih banyak menempatkan orang saat bertahan.

Mengandalkan bola-bola silang yang diarahkan ke kotak penalti, Inter berharap bisa mencetak gol balasan. Situasi menegangkan terjadi hingga detik-detik akhir saat Inter mendapatkan sepak pojok. Ederson sukses melakukan penyelamatan terhadap sundulan yang mengarah ke gawang.

Lima menit waktu tambahan di masa injury time berakhir, skor 1-0 untuk Manchester City tetap bertahan. Manchester City pun jadi juara Liga Champions musim 2022/2023.nn

Editor : Redaksi

Berita Terbaru