Hari Jadi Ponorogo ke-527, DPRD Gandeng 130 UMKM Marjinal Bagikan Makanan Gratis

PONOROGO (Realita)- Peningkatan sektor ekonomi pelaku ekonomi kreatif tampaknya menjadi prioritas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ponorogo. 

Hal terbukti dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo yang ke 527 tahun, 130 UMKM digandeng untuk memberikan makanan gratis kepada masyarakat Ponorogo. Uniknya ratusan pelaku ekonomi kreatif ini ada kaum Marjinal, atau para pelaku UMKM yang belum tersentuh program dari Pemkab Ponorogo. 

Baca Juga: Soal One Way Balik 2 Arah, DPRD Ponorogo: Akan Kami Kawal

Alhasil, ratusan stan UMKM yang ada di depan kantor DPRD Ponorogo ini pun langsung diserbu masyarakat. Hanya butuh waktu 4 jam saja, seluruh dagangan para UMKM ini habis. 

Ketua DPRD Ponorogo Sunarto mengatakan, kegiatan ini merupakan kali kedua di gelar saat peringatan Hari Jadi Ponorogo. Pihaknya mengaku seluruh makanan yang dijajakan UMKM ini telah dibeli sebelumnya oleh DPRD, yang kemudian dibagi-bagikan secara gratis ke masyarakat untuk memeriahkan peringatan hari jadi Ponorogo. 

" Jadi semula itu 125 UMKM, terakhir ada 130 UMKM. Mereka ini belum tersentuh oleh Pemkab. Makanya kita menyentuh itu dengan kegiatan ini," ujarnya usai Rapat Paripurna Istimewa peringatan Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke 527 tahun, Jumat (11/08/2023). 

Baca Juga: Urai Polemik One Way, Bupati Ponorogo Kembalikan Jadi Dua Arah Lagi

Sunarto meminta maaf bila selama satu tahun terakhir ini, DPRD belum bisa memuaskan masyarakat, dan belum maksimal dalam menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat. 

" Hari jari ini kami meminta maaf bila DPRD belum bisa sepenuh hati melayani masyarakat, dan belum maksimal dalam menjalankan amanah. Namun kami berusaha kedepan untuk lebih keras dan giat lagi dalam bekerja. Kami juga memohon masukan dan kritik konstruktif untuk membangun Ponorogo ini," ungkapnya. 

Baca Juga: 3 Minggu Sumbang PAD Ponorogo Rp 360 Juta, Pasar Malam Aloon-Aloon Diperpanjang

Ia mengaku saat ini DPRD tengah membahas Rancangan Peraturan Daerah ( Raperda) Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRB) untuk menungkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD). 

" Mohon doa restunya, semoga Raperda ini bermanfaat dan meringankan masyarakat," pungkasnya. adv/znl

Editor : Redaksi

Berita Terbaru