Kemenkeu Jatim dan Polda Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

SURABAYA (Realita) - Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Jawa Timur (Kemenkeu Jatim) bersama seluruh Pimpinan Unit Eselon II Kemenkeu Jatim belum lama ini melakukan kunjungan ke Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Kemenkeu Jatim dengan Polda Jatim dalam optimalisasi penerimaan negara dan kepatuhan perpajakan. Selain itu, diharapkan juga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan sektor keuangan dan perekonomian di Jatim.

Baca Juga: Investasi di Jatim Sampai Triwulan III-2023 Capai 90%

Dalam kunjungan ini Kepala Perwakilan Kemenkeu Jatim Taukhid menyampaikan apresiasinya terhadap peran Polda Jatim terhadap pelaksanaan tugas Kemenkeu Jatim.

“Alhamdulillah capaian penerimaan negara di Jawa Timur tumbuh positif, terutama dari sektor pajak. Ini mencerminkan sinergi yang baik antara Kemenkeu dan berbagai pihak termasuk Polda Jatim dalam menjaga stabilitas keuangan dan meningkatkan pendapatan negara,” ujar Taukhid. 

Bersama Taukhid, dalam kegiatan ini hadir pula Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur I Sigit Danang Joyo, Kepala Kanwil DJP Jatim II Mahanto Aminanto, Kepala Kanwil DJP Jatim III Farid Bachtiar.

Baca Juga: APBN KiTa Regional Jatim: Penerimaan Pajak Capai 97,45 Persen, Tumbuh 3,22 Persen

 

Selain itu juga Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I Untung Basuki, Kepala Kanwil DJBC Jatim II Agus Sudarmadi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Jawa Timur Tugas Agus Priyo Waluyo, Kepala KPTIK BMN Surabaya Piotun Yunarto Simanjuntak, dan Kepala Balai Diklat Keuangan Malang Endang Widajati.

 

Baca Juga: Surplus Regional Jatim Sampai Oktober Rp101,52 Triliun, Terkontraksi 19,42%

Kapolda Jatim Imam Sugianto menyambut positif kunjungan mereka. Kapolda juga menyatakan keterbukaannya terhadap komunikasi yang intensif, khususnya dengan instansi bea cukai dan pajak.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kondisi keamanan yang kondusif di Jawa Timur. Selain itu, kami juga sangat terbuka terhadap komunikasi yang dilakukan secara intensif dengan Kementerian Keuangan secara umum, terutama dengan bea cukai dan pajak untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengamanan penerimaan negara,” tuturnya.gan

Editor : Redaksi

Berita Terbaru