Ikateksi Undip Gelar Doa Bersama

SEMARANG (Realita)- Kamis malem (15/07/2021) digelar acara zoom meeting oleh Ikateksi Undip guna menggelar Acara secara virtual doa bersama untuk para anggota teknik sipil Undip yang telah meninggal dalam 6 bulan terakhir.

"Banyak nya anggota ikateksi yang meninggal sudah ada 49 orang dalam enam bulan ini, untuk itu perlu dukungan moral doa bersama agar anggota ikateksi yang telah meninggal bisa mendapatkan ampunan dari Alloh SWT , dan diterima amal ibadahnya, serta yang sakit segera sembuh dan aktifitas kembali " ujar Firman angkatan 81 alumni teknik sipil Undip. Sedangkan kepala departemen Sipil Undip Jati Utomo PHd juga sangat prihatin atas banyaknya alumni sipil undip yang telah meninggal karena sakit dan terdampak dari pandemi ini.

Kegiatan di kampus pun sangatlah berbeda sejak sebelum pandemi dengan selama pandemi berlangsung, hanya mengandalkan daring kegiatan  belajar di kampus Undip sampai semester depan pun masing daring kebijakan dari Rektorat Undip , karena masih rawan nya saat ini pandemi ini.

Prof Agung Widodo ,dekan FT juga mengutarakan "Dalam pandemi semua harus berkompetitif agar tidak hilang semangat  juang nya. Harus bertahan dan menang dalam situasi pandemi ini," Ujarnya.

Situasi doa bersama berlangsung di pimpin oleh Syakip Arsalan , dalam tausiahnya juga disampaikan bahwa pandemi tersebut bisa berupa teguran maupun ujian agar bisa menjadi individu yang semakin bertaqwa kepada Alloh SWT , yakin bahwa kematian merupakan takdir kehendak dari Alloh SWT. Sehingga individu harus mengutamakan keimanan dan ketaqwaan agar selamat dunia akhirat selain mematuhi anjuran dari Pemerintah dengan protokol kesehatan yang baik aplikasinya.ham

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Demonstrasi di Iran Tewaskan 5 Ribu Orang 

TEHERAN (Realita)- Sebanyak 5 ribu orang tewas dalam demonstrasi yang terjadi di Iran. Dari jumlah itu, ratusan di antaranya personel keamanan.  Pada Minggu, …

Dua Kereta Cepat Tabrakan, 21 Tewas 

MADRID (Realita) - Dua kereta cepat tabrakan di Spanyol selatan, Minggu (18/1/2026) malam waktu setempat. Sebanyak 21 orang tewas dalam kecelakaan kereta cepat …