Fisik Proyek Stadion Surajaya Lamongan Sudah 6,9 Persen

LAMONGAN (Realita) - Pembangunan stadion Surajaya Lamongan ditargetkan selesai hingga bulan Desember tahun ini.

Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK Prasarana Strategis 2 Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kementerian PUPR, Cahyani Ainin Azizah, menjelaskan progres tersebut sudah menunjukkan kemajuan fisik, meski sempat terkendala dengan beberapa pekerjaan non teknis.

Baca Juga: Demi kenyamanan Arus Mudik, Jalan Lingkar Selatan Diperbaiki

"Untuk progres terakhir saat ini sudah 6.9 persen," katanya saat berada di lokasi proyek Stadion Surajaya. Kamis (02/05/2024).

"Saya rasa kemajuanya sangat berarti kerana kita sempat terkendala terkait dengan pembongkaran, penataan lahan. Selanjutnya kita harus lumayan konsentrasi pekerjaan rumput jadi banyak tes-tes lab yang kita lakukan. Kendala kita sementara masih itu, " lanjutnya.

Lebih lanjut, Aini menjelaskan progres 6,9% tersebut terdiri dari pemasangan tiang pancang, kolom (pondasi) dan pengupan rumput lama.

Baca Juga: Puluhan Truk Batu Split Disumbangkan Asmara dan Kopsbara untuk Perawatan Jalan

"Sejauh ini tetap sesuai target. Selanjutnya target bulan Mei ini 11 persen. Nanti pengupasan rumput, penimbunan, kolom mulai berdiri. Lalu untuk tiang pancang total 754 sudah terpasang 50 persennya, " paparnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan, Erwin Sulistya, menyampaikan agar tahun 2025 stadion tersebut sudah bisa digunakan untuk pertandingan sepak bola liga 2.

Baca Juga: Beberapa Ruas Jalan Pekerjaan Tahap Pertama Hampir Rampung

"Harapanya nanti setelah selesai di tahun 2025 dengan bergulirnya liga 2, Persela bisa berlaga di stadion ini sekitar pertengahan kompetisi. Saya mendengar paparan dari PPK maupun kontraktor PT. Wika, kalau Agustus nanti harapanya sudah 50 persen. Sejauh ini sesuai dengan perencanaan. Saya rasa lumrah bila ada mundur mundur sedikit, " pungkasnya.

Seperti diketahui, proyek pembangunan Stadion Surajaya Lamongan sudah dimulai sejak sekitar 3 bulan yang lalu yakni pada Bulan Februari. Proyek tersebut dialokasikan dengan anggaran sebesar 281 miliyar rupiah. Def

Editor : Redaksi

Berita Terbaru