Korlantas Polri Terbitkan SIM C1 Berlaku di Seluruh Indonesia

JAKARTA (Realita)- Mulai hari ini, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menerbitkan Surat Izin Mengemudi (SIM) golongan C1 untuk kendaraan bermotor dengan CC 250-500 di seluruh Indonesia.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, didampingi Dirregident Korlantas Polri Brigjen Yusri Yunus, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suyudi Ario Seto, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman, serta dihadiri Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo.

Baca Juga: Korlantas Polri Bakal Gelar Operasi Patuh 2023, Komitmen Tetap Humanis

Aan menerangkan, bahwa penerbitan SIM C1 itu merupakan amanat dari Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi.

"Hari ini kita bersama-sama akan menyaksikan launching SIM C1. Ini sebenarnya amanat dari Perpol," ujar Aan di Satpas SIM Daan Mogot, Senin (27/5/2024).

Aan merinci, perbedaan kompetensi yang diatur telah melalui kajian oleh Korlantas Polri. Dirinya berharap diberlakukannya klasifikasi antar-kapasitas mesin motor dapat menekan angka kecelakaan lalu-lintas.

Baca Juga: IPW: Jajaran Korlantas Polri Agar Tidak Ragu Menegakkan Aturan

"Mudah-mudahan juga ini ikut berkontribusi dalam rangka menciptakan pengemudi yang berkeselamatan, dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan nantinya," harapnya.

Kakorlantas juga menghimbau, untuk pengendara yang hendak memiliki SIM C1 harus memenuhi sejumlah persyaratan. Mulai dari melakukan tes hingga mempunyai SIM C yang sudah berlaku selama 1 tahun.

Pengendara yang hendak uji SIM C1 juga bakal melakukan tes attitude. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi adanya konvoi kendaraan besar, " sambungnya.

Baca Juga: Pantau Kelancaran Jalur Tamu VVIP KTT G20 Bali, Ini Teknologi Korlantas Polri

"Kita sudah ada kompetisi, kompetensi itu kan ada skill-nya, nanti diuji oleh Satpas ini bagaimana keterampilan mengemudi kendaraan CC 250 hingga 500," bebernya.

Juga ada pengetahuannya, ada ujian teori ada pojok baca dan lain sebagainya sebagai bentuk pemenuhan kompetensi," tandasnya.(tom)

Editor : Redaksi

Berita Terbaru