Bonie Laksmana Bantah Maju Bacawali Madiun

MADIUN (Realita) - Santer dikabarkan macung bakal calon wali kota (bacawali) dalam kontestasi Pilkada Kota Madiun 2024, Bonie Laksmana akhirnya buka suara. Bahkan, anak Bambang Irianto atau Wali Kota Madiun periode 2008-2013 dan 2013-2017 itu menepis kabar manuver politik yang melibatkan dirinya.

Termasuk tidak tahu-menahu terkait sekelompok orang yang mengaku mewakilinya untuk mengambil formulir pendaftaran bacawali ke PDIP, Senin (27/5/2024) kemarin.

Baca Juga: Kader Parpol di Kota Madiun Ramai-ramai Pindah Perindo dan Maju Caleg

‘’Saya benar-benar tidak tahu-menahu hal tersebut (pengambilan formulir pendaftaran bacawali, red). Justru saya kaget ada berita bahwa ada yang mengaku perwakilan saya. Ini siapa,’’ ungkap Bonie saat dihubungi via telephone, Selasa (28/5/2024).

Bonie memastikan, pihaknya tidak mengirim maupun memberikan kuasa kepada pihak mana pun untuk mengambil formulir pendaftaran bacawali. Sebab, saat ini dia masih fokus dan disibukkan pada pekerjaannya.

‘’Yang jelas sampai saat ini saya tidak pernah melakukan persiapan atau memikirkan hal itu (bacawali),’’ tegasnya.

Untuk sementara ini, Bonie mengaku belum memikirkan pencalonan bacawali. Pun belum mempersiapkan diri untuk maju pilwalkot. Bahkan, dia merasa bingung terkait munculnya kabar macung bacawali.

‘’Saya belum ada rencana dan keinginan ke arah itu (bacawali). Juga nggak persiapan apa-apa,’’ jelasnya.

Baca Juga: Perindo Madiun Berbagi Takjil dan Sembako Bareng Andro

Senada dengan Bonie, Armaya selaku paman Bonie Laksmana juga menepis kabar terkait adanya sekelompok orang yang mengaku mewakili Bonie mengambil formulir pendaftaran. Menurut dia, keponakannya tidak mengirim siapa pun untuk mengambil formulir. Termasuk tidak memberikan kuasa kepada Herry Sem dan kawan-kawan di DPC PDIP Kota Madiun pada Senin (27/5/2024) kemarin.

Armaya. Foto: Dok adiArmaya. Foto: Dok adi

‘’Tidak benar mengirim perwakilan,’’ ucapnya.

Baca Juga: Perindo Kota Madiun Targetkan 6 Kursi Dalam Pemilu 2024

Armaya menyebut salah kaprah jika Bonie mengirim perwakilan untuk mengambil formulir pendaftaran. Meski, pihaknya juga mendorong Bonie untuk maju kontestasi pilkada.

‘’Kami mendorong, tapi Bonie belum mau mencalonkan diri,’’ ujarnya.

Yayak, sapaan akbrab Armaya mengaku tidak tahu-menahu tentang orang yang mengaku perwakilan Bonie. Pun tidak jelas atas arahan siapa. ‘’Kami juga tidak tahu (mereka) suruhan siapa. Yang jelas mas Bonie masih belum mau,’’ pungkasnya.adi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru