Bayi Usia 2 Hari Kena Radang Otak gegara Dicium Pengidap Herpes di Bibir

LONDON - Seorang anak bernama Breelyn terkena radang otak parah, yang membuat hidupnya disebut tak bakal mencapai usia dewasa. Kondisi ini terjadi setelah seseorang mencium Breelyn di mulutnya dua hari setelah dilahirkan.

Breelyn yang saat ini berusia delapan tahun, awalnya terlahir sebagai bayi yang sehat dan bahagia. Namun ia mendadak jatuh sakit beberapa minggu setelah dilahirkan akibat seseorang mencium mulutnya saat dia baru berusia dua hari.

Baca Juga: Kunjungi Anak Penderita Hidrosefalus, Wali Kota Eri Beri Bantuan Kesehatan

Ternyata orang yang mencium tersebut mengalami gejala cold sore atau lepuh kecil berisi cairan di sekitar bibir, biasanya disebabkan oleh virus herpes.

Karena sistem kekebalan tubuh Breelyn belum berkembang pada saat itu, virus tersebut kemudian menyebabkan Breelyn mengalami kerusakan otak yang parah.

"(Breelyn) lahir dengan sehat. Dia baik-baik saja. Dan pada usia dua hari, seseorang begitu senang melihatnya sehingga mereka mencium mulutnya, dan dua minggu kemudian kami mulai mengalami kejang," dikutip dari UNILAD.

Kejang yang dialami Breelynn menyebabkan banyak kerusakan pada otaknya, serta memicu munculnya herpes simplex encephalitis (HSE) atau ensefalitis herpes simpleks.

Baca Juga: Dijenguk Mensos dan Bupati Muhdlor, Balita Gangguan Anus segera Jalani Operasi Kedua

Kondisi ini adalah penyakit akut atau subakut yang berhubungan dengan disfungsi otak fokal atau global yang disebabkan oleh virus herpes simpleks yang termasuk dalam tipe 1 (HSV-1) atau tipe 2 (HSV-2). Kebanyakan ensefalitis herpes simpleks disebabkan oleh HSV-1, sementara HSV-2 kurang dari 10 persen infeksi.

'Infeksi tersebut masuk ke dalam cairan otaknya dan menyerang otaknya. Kurang lebih, ensefalitis menggerogoti jaringan otaknya," kata sang ibu.

Meski kondisi Breelyn lebih baik dari yang diharapkan mengingat tingkat kerusakan otaknya, Breelyn diperkirakan tidak bisa hidup hingga dewasa. Ibunda Breelyn disebut telah memaafkan orang yang mencium anaknya.

Baca Juga: Sambangi Bayi Elora Penderita Hidrosefalus, Armuji Teteskan Air Mata

"Anda tahu, itu kecelakaan dan mereka tidak bersungguh-sungguh," katanya.

Sang Bunda pun juga mengeluarkan peringatan keras kepada siapapun agar tidak asal mencium bayi mengingat hal pilu ini telah terjadi pada sang putri.ik

 

Editor : Redaksi

Berita Terbaru