BATU (Realita)- Pertumbuhan investasi di Kota Batu tahun 2024 cukup tinggi terutama investasi kontruksi, yang mana banyak perusahaan-perusahan besar yang ini menanamkan ivestasinya, karena Kota Batu sangat menggiurkan terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya di sektor pariwisata.
Investasi juga tidak kalah pentingnya dengan namanya pengawasan yang harus dilakukan dengan ketat oleh pemerintah tetapi tidak berdampak menyulitkan terhadap investor yang akan menanamkan investasinya di Kota Batu.
Pernyataan ini disampaikan langsung Pj Wali Kota Batu Dalam Forum Group Discussion yang dihadiri Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI, Inspektur Provinsi Jatim, para Pj dan para Inpektorat se-Jawa Timur berlangsung di Hotel Singhasari. Rabu (12/2/2025)
Dalam sambutanya Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menjelaskan "Karena kami diatur oleh RT/RW tata ruang yang mana 57 persen lahan di Kota Batu adalah lahan pertanian. Lahan pertanian tidak bisa dibuat apa-apa tanpa ada kolaborasi dari berbagai pihak,"kata Aries Agung Paewai
Menurutnya, dengan pengawasan yang cukup baik dan sistematis pihaknya yakin para investor tidak akan ragu untuk menanamkan ivestasinya di berbagai sektor. Yang kedua investasi yang menarik di kota Batu yaitu investasi konstruksi terkait perumahan mau pun villa.
" Peran pengawasan terhadap bagaimana perijinan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah di Jawa Timur tentu membutuhkan dukungan semua pihak kita tidak bisa berdiri sendiri," tegasnya.
Sementara itu, Brigjen Pol. Rustam Mansur. S.I.K.,M.M Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI sepakat apa yang disampaikan Pj Wali Kota Batu bahwasanya Kota Batu tempat diadakan rapat-rapat tingkat Nasional.
" Menteri Dalam Negeri melalui Bapak Presiden pada saat itu, di tahun 2024 membuat surat tentang pengawasan terkait transparansi, percepatan, kemudahan dan digitalisasi," ucapnya.(Ton)
Editor : Redaksi