Pesta Siaga Meriah, 640 Pramuka Kwarran Cilacap Selatan Unjuk Kemampuan

CILACAP (Realita) - Kwartir Ranting (Kwarran) Cilacap Selatan, Kwarcab Cilacap menggelar lomba Pesta Siaga, Kamis (13/2) pagi di tengah guyuran hujan dengan intensitas sedang.

Tema yang diusung,"Pramuka Siaga, Penyayang dan Lucu (Si Penyu)".

Kegiatan di Lapangan Krida Bangga Mbangun Desa, Cilacap Selatan ini diikuti 640 Pramuka dari 8 Barung sekolah dasar (SD).

Mereka saling berkreativitas dan ketangkasan untuk mendapat nilai tertinggi dan menyandang predikat siaga terbaik, di mana nantinya akan diikutkan dalam Pesta Siaga tingkat kabupaten.

Anak-anak tampak bersemangat dan antusias mengikuti kegiatan kendati kondisi lapangan habis diguyur hujan.

"Kegiatan ini sekaligus melakukan seleksi, sampai di mana kemampuan, dedikasi, dan apa yang sudah dihasilkan dari Pramuka Siaga di Cilacap Selatan, serta mendapat utusan yang nantinya akan kita kirim dalam Pesta Siaga tingkat kabupaten," ungkap Ketua Majelis Pembimbing Ranting Kwarran Cilacap Selatan, Basuki Priyo Nugroho.

Untuk Pesta Siaga ini ada 12 taman yang harus dilalui oleh peserta. Kemudian dipilih 3 Barung terbaik, baik putra maupun putri. "Dan untuk terbaik 1 nanti mewakili Kwarran Cilacap Selatan di tingkat kabupaten," imbuh Basuki.

Pesta siaga ini, selain berkompetisi untuk menjaring Barung terbaik, juga sebagai ajang pengembangan kemandirian Kwarran dengan mendorong pemberdayaan potensi ekonomi yang ada, dan melibatkan masyarakat.

Sementara, Ketua Kwarran Cilacap Selatan, Nining Murningsih mengatakan bahwa tema "Si Penyu" adalah mengajak para peserta untuk mengembangkan sikap penyayang terhadap teman dan lingkungan sekitar.

"Kita berharap ananda ini mempunyai sifat penyayang baik kepada teman maupun lingkungan di sekitar, dengan ciri khasnya yaitu anak-anak siaga selalu gembira dan semangat kekeluargaan," ujar Nining.

Pesta Siaga ini diawali dengan berbagai taman aktivitas yang menguji ketangkasan dan pengetahuan anak-anak, seperti taman toleransi beragama, taman panca indera penciuman, taman kompas, dan taman kebersihan.

"Yang lebih penting sekarang adalah terkait kebersihan. Nanti pengumpulan sampah terbanyak akan mendapatkan nilai tertinggi," ucap Nining.

Diharapkan, melalui kegiatan ini, anak-anak bisa belajar sambil bersenang-senang. Selain itu, membentuk karakter mereka agar lebih bertanggung jawab, peduli, dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

"Intinya kita selaku orang tua memberikan ruang agar anak-anak melakukan kegiatan-kegiatan yang positif," katanya.

Tampak juga Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cilacap hadir untuk memberikan edukasi kepada peserta mengenai bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang. est

Editor : Redaksi

Berita Terbaru