LAMONGAN (Realita) - Meski terbilang baru di dunia bisnis property, Subandi, pria kelahiran Lamongan, 09 Juni 1985 ini sukses menggait semua impiannya.
Dengan menjalankan bisnis tersebut, Bos PT. Djem Jaya Makmur yang menjadi perusahaan owner Perumahan "Tikung Kota Baru (TKB)" Desa Bakalan Pule - Gumining itu, mampu mengimbangi pengusaha developer lainnya dengan membawa perusahaannya tersebut di peringkat ke-2 Developer Terbaik Penyalur Kredit Pemilikan Rumah KPR Subsidi tahun 2024 dari PT. Bank Tabungan Negara (BTN), pada tanggal 26 Februari 2025.
"Sebelumnya mendirikan perumahan TKB, kami mendirikan sebuah perumahan di wilayah Tikung yang ada 50 unit rumah subsidi diatas lahan yang luasnya hanya 5000m2, dan habis terjual dalam kurun waktu 3 bulan,," kata Subandi kepada awak media. Rabu (12/04/2025).
"Dari modal itulah, saya lebih mendapat pengalaman untuk mengembangkan bisnis properti. Hingga selanjutnya dipertengahan tahun 2023, kami mendirikan perumahan Tikung Kota Baru (TKB) yang pada tahap pertama berdiri 104 unit rumah subsidi diatas lahan sekitar 1,5 hektar, yang habis terjual dalam waktu 4 bulan saja. Kemudian saat ini kami lakukan pengembangan tahap 2 untuk 280 unit rumah diatas lahan sekitar 3 hektar, yang saat ini unitnya sudah hampir habis terjual. Hingga rencananya nanti pada bulan April 2025, kami lakukan tahap ketiga diatas lahan sekitar 6 hektar," jelasnya.
Bisnis rumah subsidi yang dilakukan saat ini, dianggap sebagai dukungan untuk mensukseskan program 3 juta rumah oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. "Tentunya dengan capaian ini, kami sangat senang dan bangga. Tentunya juga, ini adalah hasil kerja keras bersama tim, dengan prinsip mengutamakan kwlitas pelayanan dan bangunan, serta paling penting bisa mendukung program pemerintah 3 juta rumah, khususnya untuk masyarakat kurang mampu atau yang belum memiliki rumah," ungkapnya.
Lebih jauh dengan bisnis tersebut, pria berusia 40 tahun yang pernah merintis karir sebagai penjual hewan sapi, sandal, VCD (Video Compac Disk) di pasar Bakalan Pule, yang juga pernah merantau selama 4 tahun di Jakarta itu, saat ini memiliki berbagai aset mewah, seperti yang dipamerkan di akun Tik Tok pribadinya "@BandiJuna", antara lain rumah mewah yang diperkirakan harganya mencapai miliyaran rupiah. Kemudian tempat ternak sapi yang berdiri disebuah lahan taman di Desa Bakalan Pule, dan beberapa kendaraan pribadi (roda 4 dan roda 2) serta beberapa kendaraan truk dan alat berat.
Tak hanya itu, Subandi juga memiliki belasan karyawan kantor dan lapangan untuk membantu menjalankan usaha propertinya tersebut. Bahkan dirinnya juga sebagai pendiri dan manajer group Orkes Melayu (OM) "Juna Nada" yang kerap mendapat job manggung diberbagai tempat dengan personil lengkap serta para artis-artis cantiknya.
"Prinsip untuk maju harus ada dan tetap yakin, Insyaallah apa yang kita impikan tercapai, tidak muda putus asa. tentunya ikhtiar dan doa harus dijalankan," tandasnya.
Reporter : David Budiansyah
Editor : Redaksi