JAKARTA (Realita)- Viral isu yang mengaitkan nama Wakil Ketua DPR Sufmi Ahmad Dasco dengan sindikat judi online di Kamboja.
"Saya pikir ini isu murahan yang mengaitkan Sufmi Dasco dengan judol salah alamat, salah sasaran dan salah orang," kata Direktur Eksekutif Political and Public Policu Studies (P3S) Jerry Massie, Jumat (11/4/2025).
Menurut Jerry, Dasco adalah kaum intelektual yang saat ini memegang jabatan sebagai rektor di sebuah uiversitas yang berada di Kota Bandung.
Jadi tutur dia, pemberitaan soal keterkaitan Dasco dengan judol sangat tak beralasan dan sengaja memojokan Ketua Harian Partai Gerindra ini.
Media dalam pemberitaannya, harusnya jangan langsung menyerang pribadi seseorang yang tak jelas kebenarannya.
"Saya sarankan harus pakai rumus jurnalis ABC atau Accuracy, balance and credible selain cover both stories. Sebagai pimpinan DPR Sufmi Dasco saya amati figur yang tak ikut berusuan dengan hal-hal yang tak terpuji seperti judi online," ujar dia.
Secara spiritual juga tegas Jerry, Dasco juga taat dalam beragama. Dia mengingatkan agar media harus selektif dan kredibel dalam memberikan informasi publik. Jangan bikin suasana gaduh dan tak kondusif di saat ekonomi dunia dan Indonesia lagi bergejolak.
"Jurnalis harus berhati-hati juga harus menyebutkan inisial sesuai kode etik wartawan tak boleh langsung menyebut nama seseorang tapi harus inisial atau oknum," pungkasnya.jr
Editor : Redaksi