Belajar Jadi Seru! Surabaya Latih Guru PAUD Bareng SEAMEO CECCEP

SURABAYA (Realita)– Pemerintah Kota Surabaya terus menunjukkan komitmennya dalam membangun pendidikan anak usia dini yang berkualitas. Kali ini, Pemkot menggandeng SEAMEO CECCEP untuk menggelar pelatihan khusus bagi ratusan guru PAUD dan TK, dengan tujuan menciptakan proses transisi belajar yang mulus dan menyenangkan bagi anak-anak.

Pertemuan terkait kerja sama ini digelar di Ruang Sidang Wali Kota Surabaya pada Selasa (22/4/2025), dan langsung dipimpin oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

“Anak-anak butuh pengalaman belajar yang tidak bikin stres, apalagi saat mereka beralih dari PAUD ke TK atau SD. Maka dari itu, guru-guru harus dibekali dengan pendekatan yang tepat,” ujar Wali Kota Eri dalam pertemuan tersebut.

Tak tanggung-tanggung, pelatihan ini akan melibatkan sekitar 400 guru dari seluruh Surabaya. Metodenya bertahap: dimulai dari sesi online melalui Zoom, lalu dilanjutkan dengan pelatihan langsung (offline) di lapangan. Fokusnya adalah menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan ramah anak di masa transisi menuju Sekolah Dasar.

Wali Kota Eri juga menekankan pentingnya pendidikan usia dini dalam membentuk karakter anak sejak dini. Ia berharap, dengan fondasi kuat sejak PAUD, anak-anak Surabaya akan tumbuh menjadi remaja yang positif, menjauhi pergaulan bebas dan tindak kriminalitas.

“Kita akan pantau tumbuh kembang mereka sampai ke SMP. Anak-anak ini adalah calon pemimpin masa depan yang akan membawa Indonesia menuju masa keemasannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, menambahkan bahwa kerja sama ini adalah bagian dari upaya menjadikan Surabaya sebagai kota percontohan pendidikan anak usia dini di Indonesia.

“Kami tahu ini bukan pekerjaan mudah. Tapi dengan kolaborasi dari berbagai pihak, kami optimistis bisa menciptakan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan membanggakan,” tutur Rini.

Ia pun berharap, transisi dari PAUD ke jenjang selanjutnya dapat menjadi momen menyenangkan, bukan hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi para orang tua.

“Dari PAUD, TK, SD, SMP, hingga nanti SMA—kita ingin semuanya terintegrasi dan berkualitas, demi masa depan Kota Pahlawan yang lebih gemilang,” pungkasnya.yudhi

Editor : Redaksi

Berita Terbaru

Truk vs Truk, Tiga Korban Terjepit Kabin

BATU AMPAR (Realita) -Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk PS dan tronton terjadi di ruas jalan nasional di Desa Jilatan Alur, Kecamatan Batu Ampar, …